Suara.com - Gerakan yoga dapat membantu proses pemulihan pasien Covid-19 yang baru sembuh. Selain membantu mengembalikan kekebalan tubuh, gerakan yoga juga dapat merilekskan tubuh dan pikiran, yang akan membuat proses pemulihan lebih cepat.
The Pink Lotus Academia yang berbasis di Delhi, sebuah platform tutorial online dan offline yang berfokus pada bentuk seni dan yoga klasik India, menyarankan latihan yoga yang terbukti secara ilmiah untuk membantu mengatasi banyak masalah sehari-hari, baik fisik maupun mental.
Dilansir melalui News18, dikatakan bahwa pemilihan gerakan yoga yang tepat dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh hingga meningkatkan fungsi organ vital tubuh yang terkena dampak Covid-19. Dan inilah 4 gerakan yoga yang disarankan.
1. Pose Staff
Gerakan yoga sederhana dapat membantu meregangkan bahu dan dada, memperkuat otot punggung, dan memperbaiki postur tubuh.
- Duduk di lantai dengan kaki terentang ke depan. Jaga agar punggung tetap lurus. Anda bisa duduk di atas selimut atau bantal agar panggul sedikit terangkat. Untuk memastikan tubuh bagian atas tegak sempurna, Anda bisa duduk bersandar pada dinding. Tulang punggung dan tulang belikat harus menyentuh dinding, tetapi punggung bawah dan bagian belakang kepala tidak boleh.
- Duduk di bagian depan tulang duduk sehingga pubis dan tulang ekor sejajar dengan lantai. Kencangkan paha, tekan ke lantai tanpa mengeraskan perut, dan tekuk pergelangan kaki dan kaki Anda.
- Visualisasikan tulang belakang Anda sebagai "tongkat" — inti vertikal dari batang tubuh Anda yang berakar di tanah. Tahan pose ini selama satu atau dua menit.
2. Pose Cat and Cow
Gerakan yoga ini menggabungkan pose kucing (Marjaryasana) dan pose sapi (Bitilasana) untuk meregangkan tubuh dengan lembut. Fungsinya adalah menghilangkan stres, serta memijat tulang belakang dan organ perut.
- Mulai dengan tangan dan lutut menempel di lantai.
- Ambil napas dalam-dalam, lalu saat mengeluarkan napas, angkat bagian punggung dan turunkan dagu ke arah dada.
- Pada napas berikutnya, lengkungkan punggung dan buat perut rileks. Angkat kepala dan tulang ekor ke atas, berhati-hatilah agar tidak menekan leher dengan bergerak terlalu cepat dan dalam.
3. Pose Butterfly
Gerakan yoga ini meregangkan paha bagian dalam, selangkangan, dan lutut. Fungsinya adalah meningkatkan fleksibilitas dan menghilangkan kelelahan setelah berjam-jam berdiri dan berjalan.
Baca Juga: Kakek 90 Tahun Ini Sembuh dari Covid-19, Kuncinya Rajin Yoga!
- Duduk dengan punggung tegak dan kaki diluruskan ke depan. Kemudian, tekuk lutut dan bawa kaki ke arah panggul. Biarkan telapak kaki saling bersentuhan.
- Pegang kaki erat-erat dengan tangan. Anda juga bisa meletakkannya di bawah kaki untuk menopang. Cobalah untuk membawa tumit sedekat mungkin ke panggul. Ambil napas dalam-dalam.
- Buang napas, dan tekan paha dan lutut ke bawah dengan lembut ke arah lantai.
- Mulailah mengepakkan kedua paha ke atas dan ke bawah seperti sayap kupu-kupu. Mulai perlahan, secara bertahap tingkatkan kecepatan. Pertahankan pernapasan normal sepanjang waktu. Pelan-pelan lalu berhenti.
- Tarik napas dalam-dalam, lalu buang napas dan tekuk ke depan, jaga agar dagu tetap tegak dan tulang belakang tetap tegak. Tekan siku Anda di paha, dorong ke arah lantai. Rasakan peregangan di paha bagian dalam. Bernapaslah panjang dan lambat, merilekskan otot. Ambil napas dalam-dalam dan angkat batang tubuh. Buang napas dan lepaskan postur dengan lembut.
4. Pose Pigeon
Gerakan ini meliputi peregangan paha, selangkangan, dan punggung. Fungsinya sebagai penangkal ketegangan akibat duduk selama berjam-jam, dan menenangkan pikiran.
- Luruskan kaki kiri sehingga tubuh Anda bertumpu pada sisi atas kaki kiri.
- Angkat sedikit telapak kaki kiri dari lantai, lalu luruskan ke belakang. Saat ini, tubuh Anda akan bertumpu pada sisi atas kaki kiri.
- Panjangkan tulang punggung, atur napas, dan turunkan bokong ke lantai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma