Suara.com - Psikolog Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto, dikenal sebagai sosok yang getol menerapkan gaya hidup sehat.
Tak hanya rutin melakukan aktivitas fisik seperti olahraga parkour, ternyata Kak Seto juga memiliki rahasia sehat lain guna menjaga kesehatan dan kebugaraan tubuh. Apa itu?
Kak Seto mengaku, setiap hari sarapan lima gelas jus buah tanpa gula atau pemanis, susu dan es batu. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa buah favoritnya yang dijadikan jus adalah alpukat, jeruk, apel, semangka dan pisang.
"Jadi betul-betul fresh. Kalau lagi santai ya dimakan semua. Saya nggak mau kalau ditambah susu karena kan vegan. Jadi kalau dari hewan nggak (makan), susu, telur, ikan, tidak. Itu saja yang utama," rincinya panjang lebar saat dihubungi Suara.com melalui telepon seluler, beberapa waktu lalu.
Menu sehat itu berlanjut hingga waktu makan siang. Kak Seto yang menjalani diet vegan sejak 2011 itu sering juga mengonsumsi sayur, tempe dan tahu sebagai menu makan siang.
"Bayam lauknya kalau untuk makan siang. Kemudian kangkung, tempe, kaya semacam capcay," imbuh lelaki berkacamata ini.
Bagi Kak Seto, mengonsumsi sayur dan buah alami itu cukup untuk menjaga kesehatannya, sehingga tak perlu menambah konsumsi vitamin maupun suplemen tambahan.
Manfaat lain yang dirasakannya dari memperbanyak makanan berserat adalah mudah buang air besar. "Makanya kalau ada acara (makan di luar rumah, red) buntutnya jadi sering ke toilet," kata Kak Seto yang dikenal pula sebagai pemerhati anak.
Kebiasaan sehat itu memang bukan hal baru bagi Kak Seto. Sejak kecil, mantan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) itu memang dididik sederhana oleh orangtuanya, termasuk pola makan sederhana tetapi tetap memerhatikan nutrisi. Pola yang sama itulah yang kemudian diterapkan pula kepada anak-anaknya.
Baca Juga: Kembali Parkour Pasca Operasi, Kak Seto Justru Cidera Kaki
"Memang dari kecil didikannya yang sederhana, alamiah. Malah yang mewah-mewah nggak biasa," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?