Suara.com - Gaya hidup sehat Cristiano Ronaldo jadi perhatian usai menggeser botol Coca-cola saat konferensi pers Euro 2020. Apa saja berita kesehatan terpopuler lainnya?
Markis Kido sempat ngorok saat kolaps di lapangan menjadi tanda sumbatan jalur napas, hingga risiko sanksi jika orangtua tak izinkan anak ikut sekolah tatap muka.
Simak rangkumab berita kesehatan menarik dan terpopuler lainnya dari Suara.com, berikut ini:
1. Heboh Geser Botol Coca-Cola, Ternyata Ini Rahasia Gaya Hidup Sehat Cristiano Ronaldo
Kapten Timnas Portugal Cristiano Ronaldo yang selama ini dikenal sebagai sosok yang konsisten bergaya hidup sehat menjadi sorotan di media sosial setelah menggeser dua botol Coca-Cola di hadapannya saat konferensi pers Euro 2020.
Pada kesempatan tersebut, lelaki 36 tahun ini menjadi narasumber dan berbicara menjelang pertandingan Portugal melawan Hungaria. Saat itu, ada dua botol Coca-Cola ditempatkan di mejanya.
2. Markis Kido Sempat Ngorok Saat Pingsan, Dokter: Itu Tanda Sumbatan Jalan Napas
Legenda bulutangkis Indonesia Markis Kido meninggal pada Senin (14/6) malam WIB. Diketahui, ia sempat ngorok saat jatuh pingsan dan tak sadarkan diri sebelum dibawa ke rumah sakit.
Baca Juga: Viral Ronaldo Dikejar Petugas Keamanan Sebelum Laga Hungaria Vs Portugal, Ada Apa?
Terkait hal ini, dokter spesialis keolahragaan dr. Andi Kurniawan, Sp.OK., menjelaskan bahwa ngorok merupakan tanda jalan napas tersumbat. Seseorang yang pingsan akibat serangan jantung mendadak umum alami hal tersebut akibat lidahnya terdorong ke arah tenggorokan.
3. Heboh Cristiano Ronaldo Geser Coca Cola, Berapa Banyak Sih Kandungan Gula Satu Kaleng?
Aksi Cristiano Ronaldo yang menggeser dua botol Coca Cola beberapa saat menjelas konferensi pers sebelum pertandingan menjadi sorotan. Dalam kesempatan itu, Kapten Timnas Portugal itu terlihat menyingkirkan dua botol Coca Cola yang ada di hadapannya.
Ia justru menyarankan untuk lebih memilih minum air putih. Dalam sebuah kesempatan tahun lalu, bahkan Cristiano Ronaldo sempat curhat ia marah kepada anaknya yang mengonsumsi Coca Cola dan Fanta.
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, Ini Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Anak Cristiano Ronaldo Merapat ke Akademi Real Madrid
-
Ucap Selamat Lebaran 2026, Postingan Cristiano Ronaldo Tembus 6 Juta View dalam 2 Jam
-
Jamu Lionel Messi di Gedung Putih, Donald Trump Justru Puji Cristiano Ronaldo
-
Efek Cristiano Ronaldo! Followers Instagram UD Almera Meledak, Kejar Real Madrid
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS