Suara.com - Banyak masyarakat Indonesia telah familiar dengan gula aren. Pemanis alami ini biasa ditemukan pada minuman seperti es cendol hingga kopi kekinian.
Tidak hanya itu, gula aren juga kerap jadi bahan dasr dari kue mangkok, kue putu, dan cucur klepon. Satu hal yang tidak banyak diketahui, bahwa ternyata ada kandungan baik bagi kesehatan dari gula aren ini
Salah satunya kalsium (90 mg), zat besi (4 mg), karoten, vitamin A, B12, C, E, float, garam mineral, dan protein kasar. Penasaran apa saja? Simak juga tujuh manfaat dari gula aren ini, yang dilansir dari TanamanObat.id.
Menambah asupan energi
Bila dibandingkan dengan gula pasir, kandungan kalori dari gula aren ini justru lebih rendah. Sehingga gula ini bisa dijadikan asupan penambah energi. Selain itu, mencampurkan gula aren ke dalam minuman segar, bisa meningkatkan energi secara cepat dan instan.
Aman untuk penderita diabetes
Gula aren memiliki indeks glikemik yang jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan gula pasir. Karena itu, bagi penderita diabetes sangatlah aman jika mengonsumsi gula ini, asalkan tidak berlebihan.
Bisa meredakan nyeri haid
Bagi perempuan yang merasakan nyeri saat haid, gula aren bisa menjadi solusi untuk mengatasinya. Kombinasi ramuan gula aren sudah digunakan sejak lama untuk meredakan rasa nyeri datang bulan. Diyakini, gula aren dapat menenangkan otot rahim dan kontraksi saat menstruasi.
Baca Juga: Hadir di Indonesia, Black Dragons Sajikan Minuman Boba dengan Gula Okinawa
Mencegah penuaan dini
Antioksidan merupakan zat yang sangat berguna bagi kesehatan kulit. Jika ditambah dengan kandungan vitamin B, gula aren mampu mencegah tanda-tanda penuaan dini. Seperti kerutan, garis halus dan noda hitam. Cukup dengan mengonsumsi gula aren secara rutin.
Membantu menurunkan berat badan
Kalori rendah pada gula aren sangat cocok untuk menurunkan berat badan secara efektif. Tidak hanya itu, kandungan potassium pada gula aren ini juga membantu mengatasi perut kembut akibat retensi air.
Dapat melancarkan saluran pencernaan
Jika mengonsumsi gula aren secara rutin dapat melancarkan pencernaan. Kandungan niacin pada gula aren juga tak kalah pentingnya, salah satunya dapat membantu mengubah makanan menjadi energi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya