Suara.com - Penyakit jantung koroner terjadi ketika arteri yang memasok darah kaya oksigen ke otot jantung menyempit oleh penumpukan bahan lemak. Proses itu juga dikenal sebagai aterosklerosis.
Ketika suplai darah ke jantung tersumbat, serangan jantung terjadi. Selama serangan jantung, Johns Hopkins Medicine menjelaskan bahwa sel-sel otot di dalam organ "mulai mati".
Dalam waktu tiga puluh menit setelah otot jantung kekurangan oksigen, kerusakan permanen dapat terjadi.
Salah satu tanda peringatan penyakit jantung, menurut WebMD, adalah memiliki "ruam bergelombang kuning-oranye" di jari-jari.
Ini menunjukkan "kadar trigliserida yang sangat tinggi" yang dapat menyebabkan kerusakan di sekitar buku-buku jari.
"Banyak lemak ini dalam darah Anda mungkin berperan dalam pengerasan arteri Anda," jelas WebMD.
Sementara itu dikutip dari Heart UK, tingkat trigliserida tinggi diketahui berkontribusi pada risiko kita terkena penyakit jantung dan peredaran darah."
Indikasi lain yang potensial dari penyakit jantung dapat dilihat pada kuku.
Jika kamu belum pernah membunyikan atau membenturkan jari baru-baru ini, tetapi ada bintik hitam di bawah kuku, itu bisa menjadi tanda peringatan masalah jantung.
Baca Juga: Perbanyak Konsumsi Makanan Berbasis Nabati, Bisa Cegah Gagal Jantung
"Titik-titik kecil darah yang terperangkap di bawah kuku Anda bisa menunjukkan infeksi pada lapisan jantung atau katup Anda, yang disebut endokarditis," kata WebMD.
British Heart Foundation (BHF) menjelaskan bahwa endokarditis adalah ketika lapisan dalam bilik dan katup jantung terinfeksi.
Ini terjadi ketika bakteri atau jamur memasuki aliran darah, menempel pada area jantung yang sudah rusak.
Endokarditis lebih lanjut dapat merusak jantung dan dapat mengancam jiwa, badan amal itu memperingatkan.
Tanda-tanda peringatan lain dari endokarditis meliputi:
- Gejala seperti flu
- Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
- Kulit pucat
- Sakit otot dan sendi
- Jantung bergumam.
WebMD menambahkan bahwa "jari biru atau abu-abu" bisa menjadi indikasi masalah dengan jantung.
Perubahan warna seperti itu bisa jadi akibat buruknya sirkulasi darah yang kaya oksigen.
Ini bisa disebabkan oleh "penyempitan pembuluh darah kita yang tersumbat" yang biasa menjadi cirikhas penyakit jantung.
"Pola berenda, berbintik-bintik, ungu muncul ketika potongan-potongan plak kolesterol yang terbentuk pecah, lalu tersangkut di pembuluh darah kecil," catat WebMD.
"Anda mungkin mendapatkan bercak berdarah tepat di bawah kulit di bagian dalam tangan Anda ketika Anda menderita endokarditis."
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang