Suara.com - Tanaman obat keluarga atau dikenal juga dengan sebutan Toga ini merupakan tanaman yang keberadaannya mudah tumbuh di mana saja, di pekarangan rumah misalnya.
Akhir-akhir ini, aktivitas bercocok tanam, khususnya tanaman toga sedang digemaro banyak orang. Bagaimana tidak, tanaman obat keluarga ini memang dipercaya memiliki khasiat atau manfaat yang luar biasa untuk kesehatan.
Jenis-jenis Tanaman Obat Keluarga
Berikut ini beberapa jenis Tanaman Obat Keluarga yang bisa dijadikan referensi untuk dikonsumsi maupun untuk ditanam di pekarang rumah.
1. Sirih
Sirih mempunyai kandungan antioksidan yang baik untuk kesehatan, salah satunya yaitu untuk sembelit. Pasalnya, antioksidan mampu membuat pH di perut menjadi normal hingga mampu meringankan sembelit.
Adapun cara mengonsumsinya yaitu dengan mengunyahnya atau bisa juga meminum air rebusan sirih setelah didiamkan semalam.
2. Seledri
Selain sebagai bumbu dapur, ternyata seledri juga berfungsi sebagai tanaman toga yang memiliki banyak nutrisi. Adapun kandungan nutrisi di dalam seledri seperti kalsium, zat besi, dan natrium.
Baca Juga: Wajib Dicoba, 5 Bahan Alami Bisa Usir Serangga di Rumah
Selain itu juga memiliki kandungan phthalide yang berguna menurunkan tekanan darah, antiseptik, meringankan arthritis, rematik, asam urat, serta mengurangi kolesterol.
3. Jeruk Nipis
Jeruk nipis juga dikenal sebagai tanaman toga yang bersifat sebagai anti radang serta disinfektan. Air jeruk nipis juga berguna untuk mengobati batuk.
Kandungan vitamin C di dalam jeruk nipis juga berguna sebagai imun tubuh, mencegah radang tenggorokan, pilek dan flu.
4. Pulosari
Pulosari atau Alyxia Stellata dipercaya mampu melancarkan haid dan berguna untuk kesuburan. Minum secara rutin 3 kali sehari ntuk mendapatkan hasil maksimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien