Suara.com - Uban seringkali jadi satu pertanda menuanya seseorang. Tapi, banyak orang yang masih di usia muda juga memiliki uban.
Sebuah studi baru yang diterbitkan Selasa di jurnal eLife menemukan bahwa stres secara signifikan mempengaruhi ketika rambut beruban.
Kabar baiknya bersantai dapat membalikkan tren. Para peneliti dari Vagelos College of Physicians and Surgeons Universitas Columbia mencapai kesimpulan ini dengan menganalisis rambut individu dari 14 sukarelawan dibandingkan dengan buku harian stres yang masing-masing disimpan.
Metode yang mereka gunakan sebanding dengan menganalisis cincin pohon: Dengan melihat sebagian kecil dari setiap rambut manusia, yang mencerminkan sekitar satu jam pertumbuhan rambut, para ilmuwan dapat menemukan korelasi antara waktu stres dan waktu beruban di rambut.
Tidak hanya itu, mereka juga menemukan bahwa periode relaksasi berkorelasi dengan rambut beruban yang tumbuh menjadi gelap.
“Ada satu orang yang pergi berlibur, dan lima helai rambut di kepala orang itu kembali gelap selama liburan, disinkronkan dalam waktu,” kata profesor kedokteran perilaku dan penulis studi senior Martin Picard, Ph.D., dikutip dari ANTARA.
"Sama seperti cincin di batang pohon menyimpan informasi tentang dekade terakhir dalam kehidupan pohon, rambut kita berisi informasi tentang sejarah biologis kita."
Kemungkinan pigmentasi ulang rambut, para penulis mencatat, hanya mungkin secara selektif di antara demografi usia tertentu.
"Berdasarkan pemodelan matematika kami, kami pikir rambut perlu mencapai ambang batas sebelum berubah menjadi abu-abu," kata Picard.
Baca Juga: Stres Kena PHK Akibat Lockdown, Pria Paruh Baya Kurung Istri dan Anak di Dalam Rumah
“Di usia paruh baya, ketika rambut mendekati ambang batas itu karena usia biologis dan faktor lainnya, stres akan mendorongnya melewati ambang batas dan transisi menjadi abu-abu. Tapi kami tidak berpikir bahwa mengurangi stres pada usia 70 tahun yang telah beruban selama bertahun-tahun akan menggelapkan rambut mereka, atau meningkatkan stres pada anak berusia 10 tahun akan cukup untuk membuat rambut mereka melewati ambang batas abu-abu.”
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi