Suara.com - Munculnya virus corona varian Delta cukup memicu kekhawatiran. Apalagi, sekarang disusul adanya beberapa kasus varian Delta plus yang telah terdeteksi di Madhya Pradesh, India dan 2 orang yang terinfeksi meninggal dunia.
Baru-baru ini, pemerintah India menyatakan bahwa virus corona varian Delta plus ini sebagai varian perhatian atau variant of concern (VOC). Menurut pejabat kesehatan, varian baru virus corona Covid-19 ini memiliki 3 fitus karakteristik yang membuatnya lebih berbahaya dan mengkhawatirkan.
Tiga fitur di antaranya peningkatan transmibilitas, pengikatan yang lebih kuat pad reseptor sel paru-paru dan kurang respons terhadap antibodi monoklonal. Dilansir dari Times of India, adapun beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk melindungi diri dari virus corona varian Delta plus.
1. Jaga jarak, masker ganda dan cuci tangan
Karena varian Delta plus lebih mudah menular dan cepat menyebar dari varian virus corona lainnya. Maka, jaga jarak sosial, penggunaan masker ganda dan harus mencuci tangan teratur.
2. Di rumah aja
Sebaiknya, hindari keluar rumah bila tidak ada keperluan yang mendesak. Dalam kondisi darurat, pakai masker ganda dan hindari menyentuh permukaan yang terkontaminasi. Atur anak-anak agar tetap jaga jarak saat di dalam ruangan dan alihkan perhatiannya ketika di luar ruangan agar berhati-hati.
3. Prioritaskan vaksin Covid-19
Saat ini, masih banyak orang yang skeptic terhadap vaksin Covid-19. Padahal, vaksinasi salah satu cara untuk mendapatkan kekebalan dan melindungi tubuh dari virus corona Covid-19.
Baca Juga: Antisipasi Virus Varian Delta, Dinkes Riau Rapid Test Ulang Penumpang di Bandara
Penelitian telah menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 tertentu bisa terbukti efektif melawan varian Delta plus, sehingga sangat penting untuk melakukan suntik vaksin Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin