Suara.com - Tak cuma jadi bumbu dapur, sejumlah rempah-rempah ini menyimpan khasiat yang mampu membantu merampingkan tubuh jika diolah menjadi ramuan herbal.
Mulai dari asam jawa hingga lada hitam, simak rempah-rempah untuk ramuan herbal, seperti dikutip dari TanamanObat.id berikut ini:
Madu dan kayu manis
Mengonsumsi madu yang dicampur dengan teh kayu manis dapat meningkatkan metobalisme, energi, dan detoksifikasi tubuh.
Khasiat madu berperan sebagai metabolisme, sedangkan kayu manis dapat menangkal resistensi insulin dan mengurangi stres oksidatif.
Pada tahun 2013 silam, sebuah penelitian yang terbit di Diabetes Care Journal menyebutkan, orang yang diberi kapsul kayu manis dalam jumlah enam gram per hari akan mengalami penurunan kadar glukosa. Yakni 18 hingga 29 persen setelah 40 hari.
Selain itu, kayu manis juga menurunkan kolestrol buruk hingga 27 persen, sehingga ini bisa menurunkan berat badan.
Asam jawa
Asam jawa merupakan bumbu dapur yang berguna sebagai tanaman obat, salah satunya untuk penurunan berat badan. Mengandung saponin, flavonoid dan juga tannin, kandungan ini dapat meningkatkan metabolisme tubuh untuk mendegradasi lemak.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Melejit, Kemenkes dan BPOM Ajak Masyarakat Konsumsi Obat Herbal Indonesia
Walaupun kandungan tersebut memiliki fungsi utama untuk menurunkan kadar kolestrol, asam jawa terbukti dapat menjadi obat pelangsing alami.
Kunyit
Tanaman bumbu dapur ini sudah sering dipakai oleh masyarakat Indonesia. Mulai dari jamu bahkan sampai masakan kuliner.
Kunyit juga dapat membantu diet Anda, karenanya kunyit bisa membantu menurunkan jaringan lemak dan mencegah bertambahnya berat badan.
Sebuah penelitian mengungkap, kunyit memiliki senyawa penting bagi kesehatan, antara lain lemak, karbohidrat, protein, kalium, mineral, zat pati, fosfor, minyak asiri, dan senyawa kurkuminoid.
Jinten hitam
Berita Terkait
-
5 Sampo Herbal untuk Menebalkan Rambut Tipis Tanpa Transplantasi
-
Bukan Sekadar Pahit, Ini Kandungan Nutrisi Pare yang Ampuh Tangkal Radikal Bebas
-
5 Pilihan Teh Herbal yang Ampuh Turunkan Kadar Kolesterol, Mulai dari Rp20 Ribuan
-
5 Merek Obat Herbal untuk Nyeri Sendi, Cocok untuk Lansia yang Alami Pengapuran
-
Pola Hidup Sehat Dimulai dari Sarapan: Mengapa DIANESIA Baik untuk Gula Darah?
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api