Suara.com - Cara ayah membantu ibu menyusui agar menghasilkan ASI melimpah menjadi berita kesehatan paling banyak dibaca hari ini, Selasa (29/6/2021).
Ada keampuhan herbal Indonesia untuk melawan Covid-19 hingga gejala Covid-19 varian delta pada anak-anak.
Simak rangkuman berita kesehatan menarik dan terpopuler lainnya dari Suara.com, berikut ini.
1. Catat! Ini Cara Ayah Bantu Ibu Demi Hasilkan ASI Melimpah
Keberhasilan menyusui bukan hanya dipengaruhi kesehatan fisik ibu, tapi juga berkat peran para pendukung atau support sistem di sekitarnya, termasuk para ayah.
Co-Founder Ayah ASI - Agus Rahmat Hidayat mengatakan jika ayah punya peran merangsang hormon oksitosin atau hormon cinta pada ibu, dengan memberikan rasa nyaman dan aman saat ibu menyusui.
2. Kabar Baik, Hasil Studi Buktikan Herbal Asli Indonesia Ampuh Lawan Covid-19
Kabar baik, penelitian terbaru Thailand membuktikan jika herbal asli Indonesia, ekstrak sambiloto, terbukti ampuh membantu melawan virus SARS CoV 2 penyebab sakit Covid-19.
Baca Juga: Tanda Kanker dari Garis di Kuku Hingga 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya
Disampaikan Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), dr. Inggrid Tania jika senyawa aktif dalam sambiloto seperti andrographolide bisa menghambat virus SARS CoV 2 memperbanyak diri atau bereplikasi di dalam tubuh.
3. Gejala Covid-19 Varian Delta, Ciri-ciri Varian Baru Virus Corona pada Anak-anak
Pandemi Covid-19 masih belum terhenti. Situasi semakin meresahkan mengingat kemunculan varian baru virus corona, Covid-19 varian delta. Bagaimana gejala Covid-19 varian Delta dan ciri-ciri varian baru virus corona ini?
Dikutip dari Forbes.com, virus corona varian delta juga dikenal sebagai B.1.617.2. Covid-19 varian Delta ini pertama kali terdeteksi di daerah India dan diketahui memiliki daya tular yang lebih berbahaya dari varian sebelumnya.
4. Bikin Khawatir Seluruh Dunia, Kenali Gejala Covid-19 Varian Baru
Virus corona varian baru, yakni varian Delta menjadi salah satu yang paling dikhawatirkan di seluruh dunia. Varian ini dinyatakan jauh lebih menular daripada varian-varian sebelumnya.
"Delta adalah varian yang paling menular dari varian yang diidentifikasi sejauh ini," kata Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Jumat (25/6/2021) seperti yang dikutip dari US News.
5. Ahli Sebut Tak Perlu Karantina Terlalu Lama Saat Terinfeksi Virus Corona Varian Delta
Virus corona varian delta menjadi perhatian banyak negara. Ini karena varian delta disebut memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi.
Namun, seperti dikutip dari ANTARA, masa inkubasi Covid-19 varian Delta tidak sepanjang varian-varian sebelumnya. Sehingga tidak memerlukan karantina dalam waktu yang lebih lama
Berita Terkait
-
Ampuh Hilangkan Flek Hitam, Bolehkah Ibu Menyusui Memakai Retinol?
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
5 Merk Vitamin untuk Ibu Menyusui Agar Tidak Mudah Lelah, Bantu Lancarkan ASI
-
Kacang Mete Ampuh Mengatasi ASI Seret? Ibu Menyusui Wajib Tahu Fakta Berikut Ini
-
4 Tips Menurunkan Berat Badan untuk Ibu Menyusui yang Efektif
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi