Suara.com - Gejala terkena covid-19 secara garis besar bisa dibagi tiga, yaitu gejala ringan kena covid-19, gejala sedang kena covid-19, dan gejala berat kena covid-19. Apa perbedaan di antara ketiganya? Berikut penjelasan lengkap tentang gejala ringan, sedang, berat orang terkena covid-19.
Perbedaan gejala covid-19 dipengaruhi banyak faktor
Saat terkonfirmasi positif Covid-19 setiap pasien mengalami gejala yang berbeda. Ada gejala pasien ringan, sedang, dan berat. Perbedaan gejala itu dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti usia, sistem imun dalam tubuh, dan adanya penyakit penyerta.
Kendati begitu, meski bergejala ringan pasien tetap tidak boleh menganggapnya sebagai penyakit yang sepele. Apalagi menyamakan dengan flu biasa. Kewaspadaan dan penanganan yang tepat tetap diperlukan.
Akun Instagram Kementerian Kesehatan @Kemenkes_ri baru-baru ini merilis beda gejala pasien ringan, sedang, berat Covid-19. Berikut rincian perbedaan gejala ringan kena covid-19, gejala sedang kena covid-19, dan gejala berat kena covid-19 lengkap dengan cara penanganannya.
Gejala Pasien Covid-19 Ringan
Pasien Covid-19 dengan gejala ringan akan menunjukkan tanda-tanda seperti demam, batuk kering ringan, fatigue atau kelelahan ringan, anosmia atau kehilangan indera penciuman, serta ageusia atau kehilangan indera pengecapan.
Gejala tersebut bisa bertambah dengan anoreksia atau gangguan selera makan, nyeri tulang, nyeri tenggorokan, pilek, mual, dan muntah. Pasien ringan Covid-19 juga bisa mengalami nyeri perut, diare, terdapat bercak merah pada kulit atau perubahan warna pada jari-jari kaki.
Pasien bergejala ringan biasanya memiliki frekuensi napas 12-20 kali per menit dengan saturasi oksigen 95 persen atau lebih.
Baca Juga: Ngenes! Terapkan PPKM Darurat, Pemkot Tegal Tak Berikan Bansos
Jika anda tergolong pasien bergejala ringan, langkah yang bisa dilakukan adalah melakukan isolasi mandiri di rumah. Namun, dengan catatan tempat isolasi memenuhi standar seperti tersedianya ventilasi udara yang memadahi dan ruangan yang terpisah dari anggota keluarga lain. Isolasi mandiri dilakukan 10 hari sejak timbul gejala dan minimal tiga hari bebas gejala.
Pasien gejala ringan selanjutnya bisa melakukan terapi dengan mengkonsumsi oseltamivir atau favipiravir, azitromisin, vitamin C, vitamin D, dan zinc.
Gejala Pasien Covid-19 Sedang
Pasien sedang memiliki gejala yang mirip dengan pasien bergejala ringan. Biasanya pasien mengalami demam, batuk kering ringan, fatigue atau kelelahan ringan, sakit kepala, anosmia atau kehilangan indera penciuman, serta ageusia atau kehilangan indera pengecapan.
Gejala ini bisa ditambah dengan anoreksia atau gangguan selera makan, nyeri tulang, nyeri tenggorokan, pilek, mual, dan muntah. Pasien bergejala sedang saat terinfeksi Covid-19 juga bisa mengalami nyeri perut, diare, terdapat bercak merah pada kulit atau perubahan warna pada jari-jari kaki.
Perbedaannya dengan gejala tingan adalah frekuensi napas yang lebih banyak yakni 20-30 kali per menit dengan saturasi oksigen kurang dari 95 persen.
Tag
Berita Terkait
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh