Suara.com - Dua dosis vaksin virus corona Pfizer mengalami penurunan efektivitas dalam mencegah varian delta. Hal ini dinyatakan oleh data baru dari Kementerian Kesehatan Israel.
Melansir dari Independent, vaksin yang sebelumnya punya efektivits lebih dari 90 persen melawan varian asli. Sayangnya efektivitas turun menjadi 64 persen dalam mencegah infeksi Covid-19 varian delta.
Sebelum ada varian delta, Israel menunjukkan bahwa vaksin Pfizer/BioNTech adalah 94 persen efektif dalam mencegah infeksi.
Dalam hal mencegah penyakit serius atau gejala parah, penurunan efektivitas juga terjadi. Pada bulan Mei ditemukan bahwa dua dosis vaksin Pfizer mencegah 98 persen infeksi virus corona yang serius, sedangkan pada bulan Juni begitu varian Delta mulai beredar luas, angka ini turun menjadi 93 persen.
Meskipun demikian, sebuah laporan dari kementerian kesehatan mengatakan bahwa vaksin tersebut tetap sangat efektif dalam mencegah penyakit serius dan rawat inap.
Seorang pejabat kesehatan senior mengatakan kepada ynet news bahwa data tersebut benar-benar memprihatinkan. Pejabat itu mengatakan bahwa vaksin tampaknya kurang efektif dan menambahkan bahwa kementerian kesehatan harus mempertimbangkan suntikan penguat untuk populasi yang rentan.
Sebuah studi dari Universitas Ibrani juga menemukan vaksin Pfizer kurang efektif, mereka mencatat kemanjuran 70 persen terhadap infeksi dengan varian Delta. Namun dengan presentasi tersebut, para ahli maih merekomendasikan vaksin ini karena masih mampu melindungi.
Pfizer telah dihubungi untuk memberikan komentar dari hasil temuan di Israel, namun belum memberikan pernyataan.
Baca Juga: Kewalahan! Viral Video Antrean Panjang Pemulasaran Jenazah Covid di RSUD Jombang
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia