Suara.com - Baik sedang positif dengan gejala ringan maupun baru saja kontak dengan pasien Covid-19, seseorang diwajibkan untuk menjalani isolasi mandiri dulu di rumah.
Tapi isolasi mandiri membuat banyak orang hanya bisa berdiam dalam ruangan, membuatnya kurang terpapar sinar sinar matahari yang memberi vitamin D.
Padahal, vitamin D memainkan peran yang sangat penting dalam tubuh kita dan membantu tubuh untuk tetap terlindungi dari masalah kesehatan yang serius, tak cuma Covid-19.
Vitamin D berperan penting dalam tubuh kita dengan menjauhkan seseorang dari masalah kesehatan seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes, infeksi bakteri, gangguan kekebalan, penuaan cepat, beberapa jenis kanker, dan multiple sclerosis.
Dilansir dari Everyday Health, berikut cara mendapatkan vitamin D saat pandemi:
1. Duduk dekat jendela
Pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik dan mendapatkan sinar matahari. Jadi biarkan jendela terbuka di pagi sampai siang hari, karena sebagian jendela menghalangi sinar matahari yang mendorong produksi vitamin D.
2. Makan lebih banyak ikan
Supaya tidak melulu ayam dan daging merah, coba fokus konsumsi ikan yang tinggi vitamin D seperti salmon (3 ons memiliki 447 IU), tuna (3 ons memiliki 154 IU, dan sarden (2 fillet 46 IU). Tapi jika tidak ada ikan di atas boleh lho makan ikan yang lain, sebab pada dasarnya ikan penuh gizi yang membantu daya tahan tubuh.
Baca Juga: Bersama Anak Positif Covid-19, Tya Ariestya Bagikan Kondisi Terkini
3. Sertakan makanan yang diperkaya vitamin D
Saat isolasi mandiri Anda bisa makan lebih banyak makanan yang diperkaya vitamin D. Seperti telur, sereal yang diperkaya vitamin D, cokelat hitam, bawang putih, jeruk, yogurt hingga jamur.
4. Konsumsi suplemen vitamin D
Jika Anda sedang kekurangan vitamin D, suplemen vitamin D bisa menjadi tambahan. Anda dapat mengonsumsi suplemen Vitamin D yang tersedia di apotek, namun disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen medis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius