Suara.com - Mandi dua kali sehari, yakni pagi dan sore hari wajib untuk menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh. Mandi pagi pun bisa membantu menurunkan tingkat stres, memberikan energi dan membersihkan racun dalam tubuh dari semalam.
Cheryl Lythgoe, Matron di Benenden Health, mengakui bahwa sebagian besar orang memiliki ritual mandi pagi setelah bangun tidur.
Meskipun mandi pagi membantu menghilangkan bau dan membuat tubuh lebih segar, ritual ini justru lebih banyak memberikan kerugian.
Menurut Lythgoe, masalahnya terletak pada keseimbangan halus dalam tubuh yang membantu mendukung struktur kulit sehat.
Lythgoe, mengatakan cara mempertahankan struktur kulit yang sehat tergantung pada minyak normal yang diproduksi tubuh dan keseimbangan bakteri baik serta mikroorganisme.
Mandi pagi setiap hari, terutama menggunakan air panas bisa mengganggu cara tubuh menjaga kesehatan kulit, menyebabkan kulit kering, iritasi dan gatal.
Kulit yang kering lebih berpeluang besar mengalami infeksi dan alergen, karena rendahnya perlindungan.
Selain itu, Lythgoe juga memperingatkan membersihkan area tubuh yang berbeda secara berlebihan ketika mandi bisa memperburuk masalah kulit Anda.
"Dalam gaya hidup germaphobe kami, kami menggunakan produk antibakteri yang mengganggu semua jenis bakteri termasuk yang sehat untuk kulit kita." jelas Lythgoe dikutip dari Express.
Baca Juga: Alasan Laboratorium Unand Belum Periksa Virus Corona Varian Delta di Sumbar
Hasil survei mereka menunjukkan bahwa sistem kekebalan kita kurang efektif dalam mengelola bakteri jahat maupun bakteri baik. Karena itu, jangan terlalu sering mandi dan bersihkan area-area penting saja.
Hal ini mungkin terdengar aneh, tapi lebih jarang mandi daripada mandi dua kali setiap hari lebih memberikan manfaat kesehatan. Para ahli pun menyarankan untuk mandi beberapa kali saja.
"Meskipun tak ada jumlah frekuensi mandi yang ideal, para ahli menyarankan bahwa mandi beberapa kali per minggu sudah cukup. Kecuali, Anda berkeringat, kotor atau harus mandi lebih sering," jelas Harvard Health.
Menurut Harvard Health, mandi dalam durasi singkat yang hanya fokus pada kebersihan ketika dan selangkangan juga sudah cukup. Misalnya, Anda mandi hanya 3-4 menit.
Walaupun jarang mandi setiap harinya mungkin tak terbayangkan oleh Anda. Tapi, Anda mungkin bisa mulai mempertimbangkannya demi kesehatan tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru