Suara.com - Jumlah orang yang terinfeksi Covid-19 masih terus bertambah, demikian juga yang meninggal karenanya. Update Covid-19 mengutip situs worldometers.info, tercatat dalam 24 jam terakhir ada 368.401 kasus positif baru, 6.261 jiwa meninggal dunia, dan 350.896 orang yang dinyatakan sembuh dari infeksi Covid-19.
Sehingga per Senin (12/7) pukul 07.00 WIB, sejak Covid-19 mewabah pada akhir 2019 telah terdapat 187,61 juta kasus. Dengan jumlah orang yang meninggal selama pandemi sebanyak 4,04 juta jiwa. Sedangkan jumlah kasus yang dinyatakan sembuh baru 171,57 juta.
Masih tercatat 11,98 juta orang yang saat ini positif Covid-19 di dunia. Sebanyak 78.339 orang di antaranya dalam kondisi kritis.
Penambahan kasus positif Covid-19 selama 24 jam terakhir terbanyak dilaporkan India dengan jumlah 37.676 kasus. Jumlah tersebut jauh menurun dibandingkan ketika periode April-Mei saat negara tersebut mengalami tsunami Covid.
Kasus positif harian terbanyak kedua dilaporkan Indonesia dengan jumlah 36.197 kasus. Disusul Inggris 31.772 kasus, Rusia 25.033 kasus, dan Brasil 20.937 kasus.
Akan tetapi, pada laporan angka kematian, Indonesia satu-satunya negara yang melaporkan kematian hingga lebih dari seribu dalam satu hari kemarin. Tercatat ada 1.007 orang meninggal setelah terinfeksi Covid-19 dalam 24 jam terakhir.
Angka kematian harian terbanyak kedua dilaporkan Rusia 749 jiwa. Lalu India 720 jiwa, Brasil 597, dan Kolombia 528 jiwa.
Dikutip pada data worldometers, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia memang meningkat 65 persen dalam sepekan terakhir. Dibandingkan dua pekan lalu yang angka kematian tercatat 3.298 jiwa, naik menjadi 5.430 jiwa dalan seminggu terakhir.
Kasus positif Covid-19 di Indonesia juga naik 44 persen dalam sepekan. Dari jumlah 162.889 kasus selama 7 hari pada dua pekan lalu, meningkat jadi 234.155 kasus positif dalan satu minggu terakhir.
Baca Juga: Pecah Rekor Lagi, Kasus COVID-19 di Jakarta Tambah 13.112 Orang Hari Ini
Indonesia kini berada di peringkat 16 dunia dengan jumlah kasus Covid-19 seluruhnya sebanyak 2,52 juta dan angka kematian 66.464 jiwa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya