Suara.com - Jika Anda kurang merasa termotivasi untuk berolahraga, maka mengajak teman mungkin menjadi pilihan yang tepat. Sebab menurut ahli, berolahraga bersama teman bisa menambah motovasi untuk mencapai target olahraga Anda.
Menurut Daniel Lieberman, paleoantropolog Harvard mengatakan kepada Insider bahwa tidak ada yang lebih efektif untuk meningkatkan motivasi olahraga kecuali teman.
"Tidak ada yang bekerja seefektif berolahraga dengan teman-teman," kata Lieberman.
Melansir dari Insider, membawa pasangan atau teman untuk pergi ke gym membantu meningkatkan ikatan sosial, persahabatan, dan akuntabilitas saat berolahraga. Hal ini membuat Anda cenderung tetap konsisten pada rutinitas latihan Anda.
Penelitian Lieberman telah menunjukkan bahwa manusia memiliki insentif biologis dan budaya utama untuk menghindari olahraga. Sebab secara historis, manusia menghindari pengeluaran energi yang tidak perlu dan lebih digunakan untuk tugas-tugas penting seperti mencari makanan dan meneruskan genetika kita.
"Bagi sebagian besar dari kita, sulit untuk berolahraga dan kita semua memiliki naluri mendasar yang dalam untuk menghindari aktivitas yang tidak perlu," kata Lieberman.
Bahkan orang-orang yang konsisten dengan rutinitas olahraga mereka pun berjuang untuk menemukan motivasi intrinsik untuk bergerak.
"Saya pergi lari pagi ini tetapi menghabiskan setengah jam untuk mengeluh. Ini sama sulitnya bagi saya seperti orang lain," katanya.
Seorang teman olahraga dapat memberikan penguatan positif dan akuntabilitas seputar latihan. Dalam hal ini, Lieberman mengatakan pengaturan sosial juga dapat mendorong orang untuk berolahraga.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Ini 5 Cara Menjaga Kesehatan Saat di Rumah
Berolahraga dengan seorang teman (atau kelompok yang bersahabat) menawarkan insentif untuk berolahraga dalam bentuk pengalaman sosial yang bermanfaat, serta rasa tidak enak untuk mundur dari komitmen kebugaran Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah