Suara.com - Beredar sebuah gambar dengan narasi melalui media sosial Whatsapp yang menjelaskan bahwa obat Invermectin diklaim dapat menyembuhkan penyakit akibat virus Covid-19.
Narasi tersebut juga menyebutkan bahwa Invermectin adalah obat yang sudah terbukti aman dan telah dikonfirmasi oleh badan pengawas obat-obatan di Amerika (FDA AMERIKA) sebagai obat yang dapat membunuh virus Covid-19.
Berikut narasi yang beredar:
“…FDA (BPOM AMERIKA) telah menyetujui penggunaan imvermectin untuk manusia sejak tahun 1981 dan WHO telah memasukkan invermectin kedalam daftar obat yang penting pada tahun yang sama.
FDA mengakui bahwa invermectin dapat membunuh virus Covid-19 dalam tabung percobaan…”
Lalu benarkah klaim tersebut?
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Media Suara.com, informasi mengenai sahnya Invermectin sebagai obat Covid-19 ternyata keliru.
Pernyataan oleh badan pengawas obat-obatan Amerika Serikat (Food and Drug Administration/FDA) tentang obat ini mampu membunuh virus Covid-19 juga belum dikonfirmasi.
Hoaks ini pun pernah tersebar pada tahun 2020.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Vaksin Pfizer Bisa Tularkan Virus ke Orang yang belum Divaksin?
Melansir dari media CNBC Indonesia, Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa obat Ivermectin belum layak digunakan oleh masyarakat untuk mengobati Covid-19.
Bahkan Badan Obat dan Makanan AS menghimbau agar publik tidak menggunakan obat yang biasanya digunakan untuk mencegah parasit pada hewan itu.
“Ivermectin sering digunakan di AS untuk mengobati atau mencegah parasit pada hewan. FDA telah menerima banyak laporan tentang pasien yang membutuhkan dukungan medis dan dirawat di rumah sakit setelah pengobatan sendiri dengan Ivermectin yang ditujukan untuk kuda. Inilah yang perlu Anda ketahui tentang Ivermectin,” ungkap FDA melalui artikel pada laman resmi www.fda.gov.
Dokter Spesialis Paru, Erlang Soemadro menegaskan bahwa obat Invermectin belum terbukti dapat menyembuhkan Covid-19.
Dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun meyatakan bahwa obat Invermectin hanya digunakan untuk keperluan uji klinis, bukan untuk pasien Covid-19 baik dalam tingkat keparahan apapun.
Invermectin adalah obat keras yang biasa digunakan untuk menangani penyakit yang disebabkan parasit.
Karena dapat menimbulkan efek samping yang beragam, masyarakat diminta berhati-hati dan tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat ini tanpa adanya resep dokter.
Kesimpulan
Jadi, dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyebutkan bahwa Invermectin dapat digunakan untuk mengobati Covid-19 dan telah disetujui oleh FDA dan WHO adalah informasi hoaks kategori misleading content/ konten menyesatkan.
Tag
Berita Terkait
-
Bantu Tangani COVID-19, Singapura Hingga Australia Kirim Bantuan ke Indonesia
-
Covid-19 Terus Pecah Rekor, Menkes: Lihat Apa Adanya daripada Ditutupi Nanti Meledak
-
Angka Kematian COVID-19 Tinggi, Pemda DIY Diminta Jamin Nasib Petugas Pemulasaran
-
Penemuan Mayat Positif Covid-19 di Natuna, ABK Satu Kapal Lakukan Tes Swab
-
Layanan On Call untuk Pasien Covid-19 di Samarinda Bakal Diaktifkan di Puskesmas
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak