Suara.com - Selada laut tidak hanya bisa menjadi santapan enak, sebab menurut Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), selada laut juga memiliki potensi manfaat sebagai bahan baku obat antivirus.
Dilansir ANTARA, LIPI menyebut selada laut alias Ulva spp memiliki kandungan antivirus dan juga antikanker. Sehingga, tanaman laut ini cocok dimanfaatkan sebagai bahan baku obat.
"Selada laut atau Ulva lactuca berpotensi untuk digunakan dalam industri farmasi. Hal tersebut karena selada laut mengandung polisakarida tersulfasi yang memiliki beragam aktivitas biologis seperti antivirus dan 'anticancer' (antikanker)," kata peneliti Balai Bio Industri Laut LIPI Yanuariska Putra, dilansir ANTARA.
Yanuariska menuturkan selada laut memiliki potensi yang luas untuk dimanfaatkan dalam industri pangan bahari ataupun industri farmasi.
Selada laut merupakan salah satu komoditi bahari yang yang bernilai nutrisi tinggi namun belum dimanfaatkan secara optimal.
Beberapa hasil studi menunjukkan selada laut memiliki kandungan serat yang tinggi yang dapat meningkatkan kesehatan sistem pencernaan, serta sulfated polysaccharide yang terkandung didalamnya memiliki aktivitas biologi sebagai imunomodulator, antijamur, antibakteri, antivirus, antioksidan, antikoagulan, antihiperlipidemia, dan antikanker.
Yanuariska menuturkan selada laut banyak tersebar di daerah pesisir, biasanya di area pantai yang berbatu seperti di perairan Lombok di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Pantai Gunung Kidul di Provinsi DI Yogyakarta.
"Namun ketersediaan di alam biasanya musiman," ujarnya.
Oleh karena itu, Balai Bio Industri Laut LIPI saat ini sedang mengembangkan teknologi budidaya selada laut untuk dilakukan di darat (inland farming).
Baca Juga: Minum Air Selada Bikin Tidur Lebih Nyenyak? Ini Penjelasan Pakar
"Pengembangan teknologi budidaya ini perlu dilakukan agar ketersediaan bahan baku industri dapat terpenuhi secara berkelanjutan," tutur Yanuariska.
Proses budidaya selada laut sendiri dilakukan melalui pemeliharaan menggunakan bak-bak kultur dengan kondisi yang terkontrol. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Jalan Sunyi Arif Menjaga Harapan Pertanian: Dari Loteng Sempit hingga Panen 7 Kuintal Selada
-
Kampanye di Bandung, Gibran Rakabuming Nyobain Menu Paling Viral di Warung Bu Imas
-
Kemenkes Harap Bahan Baku Obat Bisa Sepenuhnya Diproduksi Dalam Negeri
-
Gudang Bahan Baku Obat di Cawang Ludes Dilalap Si Jago Merah
-
Konsumsi 5 Sayuran Hijau Ini untuk Jaga Kesehatan Kardiovaskular!
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?