Suara.com - Untuk syarat berpergian, kini juga butuh dilengkapi dengan hasil tes PCR Covid-19 negatif. Tidak hanya itu, hasil itu juga mesti didapaat dari laboratorium yang telah terdaftar dan diakui oleh Kemenkes RI.
Dalam tulisan ini akan ada daftar lengkap 23 laboratorium PCR di Bali yang Diakui Kemenkes RI untuk penerbangan atau perjalanan selama pandemi Covid-19.
Mencegah pemalsuan hasil tes Covid-19, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuat daftar laboratorium tes polymerase chain reaction (PCR), yang bisa digunakan sebagai syarat penerbangan dan perjalanan selama pandemi Covid-19.
Aturan ini sudah berlaku sejak 12 Juli 2021 lalu, tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/4642/2021 tentang Penyelenggaraan Laboratorium Pemeriksaan Covid-19.
Laboratorium yang diakui ini sudah masuk dalam data New All Record atau NAR yang terkoneksi dengan aplikasi PeduliLindungi. Selebihnya, apabila laboratorium tidak terdaftar, maka hasil swab PCR atau antigen tidak bisa digunakan untuk penerbangan atau perjalanan.
Berikut daftar 23 laboratorium tes PCR di Bali untuk penerbangan yang dirangkum suara.com dari situs Kemenkes RI (update per 13 Juli 2021).
1. Lab Biomonokuler RSPTN Unud
2. Lab Mikrobiologi RSUP Sanglah
3. UPTD. Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Bali
4. Lab Mikrobiologi RSUD Bali Mandara Provinsi Bali
5. Laboratorium Fakultas Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa
6. Lab RSUD Tabanan
7. Lab RSUD Bali Jimbaran
8. Lab Siloam Hospital Bali
9. Lab RSUD Badung
10. Laboratorium Klinik Diagnos Denpasar
11. RS Tingkat II Udayana
12. Lab RSUD Buleleng
13. Lab RSUD Klungkung
14. Lab PCR RSU GANESHA
15. Lab Klinik Niki Diagnostic Center
16. Lab PCR RSUD Wangaya
17. Lab PCR Klinik Utama Dharma Sidhi
18. Lab PCR RSUD Karangasem
19. Lab Quantum
20. Laboratorium Klinik Utama Prodia Denpasar
21. Lab RSU Payangan
22. Laboratorium Bhayangkara Denpasar
23. Laboratorium RSU Negara
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi