Suara.com - Pentingnya K3 alias prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam pencegahan penyebaran Covid-19 klaster kantor tak boleh diremehkan.
Menurut anggota Komite K3 Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) sekaligus anggota Perhimpunan Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia (PERDOKI), dr. Rima Melati, MP. H, penerapan K3 bersamaan dengan protokol kesehatan merupakan upaya pencegahan transmisi penyebaran COVID-19 di lingkungan kerja.
"Pencegahan dan pengendalian COVID-19 di tempat kerja bisa dilakukan dengan regulasi eksternal dan internal, lalu kedua adalah memberikan pemahaman COVID-19 secara komprehensif," kata dr. Rima dalam seminar daring "Update Varian COVID-19 & Vaksinasi serta Pengendalian Manajemen K3 pada saat Pemberlakuan PPKM Darurat", dilansir ANTARA.
Lebih lanjut, ia mengatakan penting bagi perusahaan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan 6M; yaitu mencuci tangan pakai sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas, dan menghindari makan bersama.
Selain itu, 3T (Testing, Tracing, Treatment) juga dianggap penting di tempat kerja. dr. Rima juga mengatakan, hal tersebut disusul dengan penerapan prinsip K3 di rumah (work from home/WFH) dan di kantor (work from office/WFO).
"Selanjutnya adalah percepatan vaksinasi untuk membentuk herd immunity; melalukan promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif; dan tetap melakukan evaluasi program," kata dr. Rima.
Menambahkan, Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Iftida Yasar, mengatakan penerapan K3 merupakan kunci penting keberlangsungan usaha dan perlindungan pekerja dalam rangka pencegahan dan penanggulan COVID-19.
"Penerapan K3 ini dapat dilakukan di tempat kerja (work from office) melalui membentuk organisasi pekerja untuk meningkatkan partisipasi dalam pengambilan keputusan, lalu dialog sosial antara pekerja, perusahaan dan pemerintah," jelas Iftida.
Lebih lanjut, memperhatikan kebersihan area kerja; mendorong setiap tenaga kerja menerapkan budaya K3; melakukan sosialisasi dan screening pada tenaga kerja; dan mewajibkan tenaga kerja untuk melakukan vaksinasi COVID-19.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, UNS akan Terapkan PTM Bersyarat
"Sedangkan untuk penerapan K3 di rumah (work from home) melalui melakukan komunikasi yang jelas dengan atasan; buat ruang khusus untuk bekerja; memberikan batasan jam kerja; berpakaian sopan seperti bekerja di kantor; dan atasan harus memberikan arahan dalam bentuk komunikasi yang jelas dan menjaga moral," imbuhnya.
Sementara itu, seminar daring "Update Varian COVID-19 & Vaksinasi serta Pengendalian Manajemen K3 pada saat Pemberlakuan PPKM Darurat" ini merupakan kerja sama edukasi Industrial Relation Innovation Insight, kolaborasi APINDO, Apindo Training Center (PT Pusat Studi Apindo), dan PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe), didukung oleh BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Kasus Kembali Meledak di Jakarta, Pramono Anung: COVID-19 Urusan Menkes!
-
Waspada Covid-19, Pakar Paru Sarankan Pemerintah Kembali Beri Vaksin Untuk Kelompok Rentan
-
Kasus Covid-19 Naik di Negara Tetangga, DKI Imbau Vaksinasi Sebelum ke Luar Negeri
-
Covid-19 Mengintai Lagi? Begini Kondisi Terkini di Jakarta Menurut Dinas Kesehatan
-
Kasus COVID-19 di Indonesia Mulai Naik, Ini Perbandingan Update Virus Corona Asia Tenggara
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan