Suara.com - Ibu hamil perlu memperhatikan pola makan dan menu makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Karena, makanan yang masuk ke dalam tubuhnya akan berdampak pada kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungannya.
Bagi ibu hamil yang gemar mengonsumsi sushi, maka Anda harus menahan keinginan ini karena sushi bukan makanan terbaik untuk ibu hamil. Selain itu, ada beberapa makanan dan minuman yang memang tidak baik untuk dikonsumsi ibu hamil.
Berikut ini dilansir dari Express, 5 makanan utama yang harusnya dihindari oleh ibu hamil.
1. Ikan setengah matang atau mentah
Ikan setengah matang atau ikan mentah, terutama kerang biasanya ada dalam sushi yang harusnya dihindari. Makanan ini bisa menyebabkan beberapa infeksi virus, bakteri atau parasit, seperti norovirus, vibrio, salmonella dan listeria.
Beberapa dari infeksi tersebut bisa menyebabkan dehidrasi, kelemahan dan bisa menular ke bayi dalam kandungan yang akan berakibat serius hingga kefatalan.
Ibu hamil sendiri sangat rentan terinfeksi listeria dan akordeon. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, ibu hamil memiliki risiko 10 kali lebih tinggi daripada populasi umum.
Bakteri ini ditemukan di tanah, air atau tanaman yang terkontaminasi. Karena ikan mentah bisa terinfeksi selama pemrosesan, seperti pengasapan atau pengeringan. Maka, ibu hamil bisa terinfeksi listeria dalam ikan mentah.
Listeria dapat ditularkan ke bayi melalui plasenta, bahkan jika Anda tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit tersebut. Bakteri ini bisa menyebabkan kelahiran prematur, bayi lahir mati dan masalah kesehatan serius.
Baca Juga: Benarkah Virus Covid-19 Varian Delta Lebih Berbahaya dan Menular?
2. Makanan cepat saji
Makanan cepat saji atau junk food biasanya rendah nutrisi, tinggi kalori, gula, dan lemak tambahan. Sedangkan, ibu hamil perlu meningkatkan jumlah protein, folat, kolin, dan zat besi.
Bila Anda tetap mengonsumsi makanan cepat saji selama kehamilan, ini bisa menyebabkan penambahan berat badan. Pada akhirnya, ini bisa meningkatkan risiko diabetes gestasional, serta komplikasi kehamilan atau kelahiran.
3. Susu, keju, dan jus buah
Susu mentah, keju yang tidak dipasteurisasi, dan keju yang matang dengan lembut dapat mengandung berbagai bakteri berbahaya termasuk Listeria, Salmonella, E.Coli, dan Campylobacter. Begitu pula dengan jus buah yang tidak dipasteurisasi.
Semua bakteri itu bisa mengancam jiwa bayi dalam kandungan. Bakteri ini bisa terjadi secara alami atau disebabkan oleh kontaminasi selama pengumpulan atau penyimpanan. Pasteurisasi adalah cara paling efektif untuk membunuh bakteri berbahaya tanpa mengubah nilai gizi produk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?