Suara.com - Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama atau FKTP dan Puskesmas telah menjadi rujukan pertama ketika warga Indonesia membutuhkan bantuan medis.
Di masa pandemi seperti sekarang, peran FKTP dan Puskesmas pun semakin vital. Sayangnya tak semua Puskesmas dan FKTP memiliki sumber daya dan fasilitas memadai.
Melihat kendala tersebut, jaringan rumah sakit Mitra Keluarga melalui program MIKA Care, mendonasikan ribuan obat-obatan dan alat kesehatan yang terdiri dari termometer, rapid test antigen kit, APD dan Hand sanitizer.
Total dari donasi yang diberikan sama dengan senilai Rp3,6 Miliar yang nantinya akan dibagikan ke 80 Puskesmas yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Surabaya, dan Tegal.
Hal itu dilakukan guna mendukung program 3T atau testing, tracing, dan treatment yang digaungkan oleh pemerintah pusat.
Dikatakan Corporate Brand Communication Management Mitra Keluarga, dr. Nurvantina Pandina, MM, peran Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama perlu didukung dan diperkuat oleh berbagai pihak.
"Untuk itu kami memberikan dukungan di lokasi kami beroperasi agar bersama-sama dapat mengelola, memanfaatkan sumber daya yang dimiliki secara efektif dan efisien dalam memutus mata rantai penularan, baik di level individu, keluarga dan masyarakat, yang merupakan bagian dari keluarga besar kami," katanya dikutip Suara.com dari siaran pers, Minggu, 25 Juli 2021.
CEO Mitra Keluarga, Ir. Rustiyan Oen, MBA, mengatakan sejak didirikan tahun 1989 lalu, Mitra Keluarga terus berkomitmen untuk melayani kesehatan masyarakat Indonesia. Pihaknya juga mengaku konsisten ikut serta bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
"Kami senantiasa berupaya memberikan kontribusi dan bergotong royong mendukung program Pemerintah serta terus mengkampanyekan penerapan protokol kesehatan untuk mengatasi penyebaran Covid-19."
Baca Juga: Stok Oksigen untuk Pasien Covid-19 di RS Medan Cukup
"Kami juga memberikan penghargaan kepada para tenaga kesehatan yang telah memberikan pengorbanan tanpa pamrih di garis terdepan," ujarnya.
Rustiyan melanjutkan, aktivitas pengembangan sosial dan masyarakat akan terus difokuskan pada dua area yaitu kesehatan masyarakat dan pendidikan.
Di bidang kesehatan masyarakat, pihaknya rutin menyelenggarakan berbagai kegiatan CSR seperti donor darah, layanan pemeriksaan gratis, operasi katarak, bibir sumbing, khitanan masal serta layanan lain yang dibutuhkan untuk membantu masyarakat sekitar.
"Mitra Keluarga juga memberikan beasiswa pendidikan untuk menjadi tenaga Kesehatan profesional dan merekrut penerima beasiswa yang telah lulus untuk membina karirnya bersama Mitra Keluarga," tandasnya.
Sejak tahun 2020, jaringan rumah sakit Mitra Keluarga telah menangani 28.000 pasien infeksi Covid-19 yang tersebar di Jabodetabek, Tegal, dan Surabaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh