Saat seluruh komponen virus masuk, pertahanan tubuh akan mencoba mengidentifikasi nya. Saat seseorang terinfeksi virus Covid-19 untuk kedua kalinya, pertahanan tubuh akan mengenali virus untuk kemudian mengeliminasinya.
Vaksin AstraZeneca mengandung bagian-bagian sel inti adenovirus yang nantinya dimasukkan ke dalam tubuh. Adenovirus merupakan virus hidup tetapi tergolong Virus yang lemah.
Virus tersebut merupakan salah satu penyebab flu tetapi berbeda dari virus corona baru penyebab Covid-19. Virus tersebut tergolong aman dimasukkan ke dalam tubuh manusia.
Cara kerja AstraZeneca, dengan memasukan inti genetik Covid-19 ke dalam Adenovirus dalam vaksin. Saat vaksin masuk tubuh, sistem tubuh diharapkan dapat mengenali virus yang mirip terutama virus Covid-19 yang memiliki protein yang tajam.
Vaksin AstraZeneca termasuk aman digunakan untuk ibu hamil. Nilai kemanjurannya pun mencapai 66,7 % sehingga bisa menjadi pilihan proteksi bagi ibu hamil.
Cara kerja vaksin Pfizer dan Moderna hampir sama, yakni dengan mengambil bagian genetik mRNA virus (mRNA) menjadi bentuk materi genetik. Saat masuk ke tubuh, vaksin dapat membuat sel tubuh mengenali bagian mRNA, sehingga terbentuk antibodi, sel T helper, dan sel sitotoksik.
Antibodi diharapkan dapat terbentuk juga dalam sel lain dan membuat sel pertahanan tubuh lebih waspada. Sel pertahanan yang terbentuk juga diharapkan bisa membunuh virus.
Baca Juga: Seberapa Efektif Vaksin Covid-19 Melawan Varian Delta Plus di Indonesia?
Kedua vaksin tersebut memiliki nilai kemanjuran yang cukup tinggi. Vaksin Pfizer memiliki efektivitas melindungi tubuh dari Covid-19 mencapai 95%. Sementara vaksin Moderna memiliki efektivitas mendekati Pfizer, yakni 94,1%.
Itulah penjelasan tentang amankah ibu hamil vaksin Covid-19. Jika ibu hamil ingin vaksin, diharap berkonsultasi dahulu kepada dokter kandungan sehingga kesehatan dan keselamatan janin yang dikandungnya pun ikut terjamin.
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal