Suara.com - Di situasi pandemi Covid-19, kebiasaan berjemur banyak dilakukan masyarakat Indonesia. Berjemur diketahui menjadi salah satu cara terbaik untuk mencukupi asupan vitamin D.
Vitamin D yang diproduksi oleh tubuh dari proses berjemur di bawah sinar matahari akan meningkatkan daya tahan atau imunitas tubuh melawan infeksi penyakit, termasuk Covid-19.
Namun perlu diketahui bahwa paparan sinar matahari yang berlebihan di waktu berjemur yang tidak tepat bisa membahayakan. Dianjurkan untuk berjemur selama 15 menit saja.
Nah, salah satu pertimbangan memilih waktu berjemur terbaik adalah dengan melihat Indeks UV yang menggambarkan kekuatan radiasi sinar matahari.
Sebab, makin tinggi Indeks UV, paparan langsung sinar matahari harus dibatasi. Selain itu, mengoleskan tabir surya juga disarankan untuk melindungi kulit dari bahaya sinar ultraviolet.
Setiap harinya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membagikan update Indeks UV di wilayah Indonesia lewat akun Instagram @infobmkg. Indeks UV ini memperlihatkan bahwa waktu berjemur yang baik di setiap daerah memiliki waktu yang berbeda-beda.
Untuk prediksi 1 Agustus 2021 misalnya, perkiraan waktu berjemur yang baik di Pulau Jawa dan Wilayah Barat Indonesia adalah mulai pukul 7 hingga 9 pagi, sebab masuk indeks UV 0-2 atau risiko bahaya rendah.
Meski risiko terbilang rendah, sebaiknya tetap menggunakan kacamata dan mengoleskan tabir surya SPF 30+, terlebih bagi pemilik kulit sensitif.
Cara mengartikan Indeks UV adalah sebagai berikut:
Baca Juga: Megawati Ngaku Pendiri BMKG, BNPB, BNN hingga KPK, Ini Faktanya
- Hijau
UV Index 0-2 "Low" (risiko bahaya rendah): kulit masih aman terpapar matahari tanpa perlindungan - Kuning
UV Index 3-5 "Moderate (risiko bahaya sedang): butuh perlindungan seperti topi atau tutup kepala serta tabir surya - Oranye
UV Index 6-8 "High" (risiko bahaya tinggi): butuh tambahan tabir surya dan kurangi waktu berjemur - Merah
UV Index 8-10 "Very High" (risiko bahaya sangat tinggi): tidak dianjurkan terpapar dalam waktu lama - Ungu
UV Index di atas 11 "Extreme" (risiko bahaya sangat ekstrem): tidak sehat meski dalam waktu singkat
Makin terang warna di peta, maka makin tinggi Indeks UV yang artinya semakin tidak aman untuk berjemur lama tanpa perlindungan. Semoga tidak bingung lagi kapan waktu berjemur yang aman ya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan