Suara.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4 kembali diperpanjang Presiden Jokowi hingga 9 Agustus 2021 mendatang, yang artinya kita masih akan lebih sering berkegiatan di rumah. Meski begitu, olahraga tidak boleh alpa dilakukan.
Dokter spesialis olahraga dr. Angelica Anggunadi, Sp.KO mengatakan tidak perlu melakukan olahraga berat atau intensitas tinggi untuk menjaga daya tahan tubuh, tapi cukup dengan berjalan, meloncat dan berlari di dalam rumah.
"Latihan fisik dapat dilakukan dengan hal yang paling mudah dan dapat dilakukan di rumah saja seperti misalnya berjalan, berlari, dan melompat," ujar dr. Angelica dalam acara peluncuran Anlene Actifit 3X Gold 5X, Selasa, (8/3/2021).
Walau begitu dr. Angelica mengingatkan, meskipun dilakukan di rumah, kita harus waspada jangan sampai terjadi cedera saat berolahraga. Maka olahraga harus sesuai, benar, teratur dan terukur.
Sehingga ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti saat mengalami keluhan atau masalah di area pinggang ke bawah, ataupun area tubuh lain yang dirasakan keluhan semakin parah atau semakin terasa sakit saat berolahraga.
"Pada prinsipnya, kita harus menghindari dulu gerakan latihan apapun yang menyebabkan timbulnya keluhan rasa nyeri atau tidak nyaman. Kedua, kondisi atau masalah kesehatan tertentu yang harus diwaspadai adalah adanya kondisi atau masalah metabolik (misalnya darah tinggi, kencing manis, kelebihan kolesterol, stroke) atau pada jantung," papar dr. Angelica.
Itulah mengapa saat mengidap penyakit kronik, dr. Angelica menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter, agar kesehatan tidak semakin buruk saat berolahraga.
Selain itu, kata dr. Angelica, sangat penting untuk memenuhi kecukupan nutrisi saat berolahraga, yang meliputi asupan cairan dan nutrisi yang bisa mendukung kebutuhan energi dalam melakukan latihan fisik, dan membantu peningkatan kekuatan tulang, sendi dan otot seperti kalsium, kolagen, vitamin C dan juga protein, serta berbagai nutrisi tambahan seperti magnesium, zinc dan kalium.
"Gerakan olahraga ringan juga bisa memastikan kita tetap memiliki kesehatan di saat ini dan di usia emas nanti, penting untuk menjaga gaya hidup sehat dan aktif sejak dini," tutur dr. Angelica.
Baca Juga: 5 Cabang Olahraga Unik yang Pernah Ada di Olimpiade
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak