Suara.com - Oksigen medis jadi alat vital dalam penanganan pandemi Covid-19, khususnya bagi pasien Covid-19 bergejala berat yang alami sesak napas dengan saturasi oksigen di bawah 94 persen.
Itulah mengapa Rumah Oksigen Gotong Royong (ROGR) dibangun dan resmi beroperasi sejak 2 Agustus 2021 lalu. Fasilitas ini sudah bisa menerima pasien Covid-19 bergejala ringan, berkat gotong royong antar pihak swasta dan pemerintah.
Rumah oksigen dikelola oleh tenaga kesehatan (nakes) dari Rumah Sakit Darurat Covid-19 atau RSDC Wisma Atlet, yang juga dibantu TNI, POLRI, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan relawan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Dalam fasilitas ini tersedia 500 tempat tidur yang langsung terhubung dengan aliran oksigen medis dari Pabrik PT Aneka Gas Industri Tbk lewat pipanisasi sebanyak 350 hingga 400 liter per jam.
Rumah oksigen bisa dimanfaatkan oleh warga Indonesia yang positif Covid-19 gejala ringan, dengan saturasi oksigen paling rendah 90 persen (jika kurang dari 90 persen butuh penanganan di rumah sakit khusus), serta tidak memiliki komorbid atau memiliki komorbid terkontrol.
Fasilitas hasil gotong royong GoTo Group, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, PT Aneka Gas Industri Tbk (Samator Group), Master Steel, Tripatra, Halodoc beserta Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB) ini bisa diakses dengan syarat sebagai berikut:
- Rujukan fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, Rumah Sakit, atau RSDC Wisma Atlet.
- Pendaftaran melalui aplikasi Halodoc - di mana masyarakat bisa mengetahui ketersediaan tempat tidur dan memilih waktu kedatangan.
Perlu diingat juga pasien yang dirawat di rumah oksigen ini tidak akan dikenakan biaya alias gratis, dan akan mendapat fasilitas makanan bergizi 3 kali sehari.
"Kami berharap fasilitas ini bisa menolong banyak orang yang terkena Covid-19 bergejala ringan untuk mendapatkan oksigen. Kami juga berterima kasih kepada para pihak yang mendukung pembangunan dan pengoperasian Rumah Oksigen Gotong Royong yang pertama ini," ungkap Arsjad Rasjid selaku Ketua Umum KADIN Indonesia, mengutip siaran pers, Selasa (4/8/2021)
Tempat yang dibangun dalam waktu tiga minggu di kawasan Pulogadung ini dibangun di atas lahan yang disediakan oleh PT The Master Steel dan didukung oleh PT Tripatra Engineers and Constructors sebagai perusahaan yang menangani pembangunan rumah oksigen.
Baca Juga: Alat Terapi Oksigen Aliran Tinggi, Nyaman dan Mudah Digunakan Pasien Covid-19
Berita Terkait
-
Mengenal Fitoplankton: Sumber Oksigen untuk Bumi Selain Hutan
-
Viral Sopir Lansia Tetap Kerja Meski Pakai selang Oksigen, Alasan di Baliknya Bikin Mewek
-
Terungkap! MisteriHilangnya Oksigen di Stadion GBK Saat Timnas Indonesia vs Bahrain
-
Viral Ojol Lansia Tetap Narik Meski Derita Gagal Ginjal dan Kenakan Selang Oksigen
-
Krisis Oksigen Mengancam Nyawa Pasien di Gaza Pasca Serangan Israel
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa
-
Tak Melambat di Usia Lanjut, Rahasia The Siu Siu yang Tetap Aktif dan Bergerak