Suara.com - Setiap pekerjaan tentu ada risikonya. Karena itu perlu adanya ketentuan keselamatan kerja untuk melindungi pekerja dari ancaman risiko berbahaya. Salah satunya keselamatan kerja di laboratorium.
Biasanya, laboratorium penuh dengan zat kimia yang sensitif dengan suhu. Bahkan, ada pula laboratorium yang dipenuhi berbagai sampel virus dan bakteri yang sedang diteliti. Karena itu, untuk menunjang keselamatan kerja di laboratorium, ada beberapa tata tertib yang harus dipenuhi.
Dikutip dari Ruang Guru, berikut tata tertib keselamatan kerja di laboratorium:
1. Wajib menggunakan jas lab
Di dalam laboratorium terdapat banyak sekali bahan kimia yang mungkin berbahaya jika langsung terkena kulit. Oleh karena itu, jas lab berfungsi untuk melindungi tubuh dari risiko cipratan atau bahkan tumpahan zat kimia selama berkegiatan di laboratorium.
2. Tidak makan dan minum di dalam laboratorium
Tidak boleh makan di laboratorium, karena nanti dikhawatirkan akan ada kontaminasi, baik dari zat kimia ke makanan atau pun sebaliknya. Selain itu juga, pekerja harus selalu menjaga kebersihan di dalam laboratorium.
3. Meja kerja harus selalu rapi
Setiap alat kembali dirapikan setelah selesai dipakai. Selain itu, seluruh alat praktikum juga harus dibersihkan lagi usai dipakai. Pada beberapa laboratorium, sampah padat dan cair zat kimia bahkan memiliki tempat pembuangan masing-masing.
Selain tata tertib di atas, ada beberapa poin penting yang juga harus diperhatikan sebelum, selama, dan setelah beraktivitas di laboratorium. Di antaranya:
- Minum segelas susu sebelum praktikum untuk menetralisir tubuh.
- Kenakan penutup hidung dan mulut, kacamata juga sarung tangan.
- Gunakan alat bantu seperti pipa kaca, pipet tetes, sendok plastik atau pinset untuk mengambil zat-zat atau bahan.
- Jangan mencium zat kimia secara langsung. Cara membaui zat adalah dengam mengipaskan tangan ke mulut tabung.
- Jika hendak memanaskan tabung reaksi, jauhkan arah mulut tabung reaksi dari wajah.
- Bila terjadi kebakaran segera padamkan dengan alat pemadam kebakaran atau lap basah.
- Cuci tangan dengan sabun setelah praktikum.
Salah satu hal penting yang tidak boleh dilupakan juga memahami simbol-simbol keselamatan kerja yang ada di laboratorium. Jangan sampai tertukar, ya! Coba perhatikan gambar di bawah ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh