Suara.com - Selama masa kehamilan, tubuh manusia bisa mengalami banyak perubahan fisik, emosional, dan psikologis. Tapi, perubahan ini bisa terjadi sangat tiba-tiba atau dengan cara tak terduga.
Sejauh ini, banyak orang beranggapan mudah merasa ngantuk, sering buang air kecil hingga mudah menangis sebagai tanda-tanda kehamilan. Faktanya, banyak tanda-tanda kehamilan yang samar dan terabaikan.
Berikut ini dilansir dari Bright Side, 5 tanda-tanda kehamilan yang sering terabaikan dan tak disadari oleh para wanita.
1. Skin Tag
Skin tag adalah daging tumbuh di kulit berukuran kecil yang menyerupai kutil. Skin tag ini bisa muncul selama kehamilan, karena perubahan kadar hormon atau penambahan berat badan. Kemudian, skin tag akan hilang setelah melahirkan.
2. Kelebihan air liur
Kelebihan air liur disebut sebagai ptyalism gravidarum yang juga merupakan tanda-tanda kehamilan bersamaan dengan mual dan muntah. Sejauh ini, belum diketahui penyebab ibu hamil bisa mengalami kelebihan air liur. Bahkan, beberapa ibu hamil sampai membutuhkan tisu untuk mengontrolnya.
3. Hidung berair
Hidung berair atau rhinitis memang bisa memengaruhi 20 persen ibu hamil. Kondisi ini bisa menyebabkan ibu hamil bersin dan pilek sehingga mengganggu aktivitas. Karena itu, rhinitis perlu diobati dengan flesiasi udara, semprotan hidung , dan dekongestan.
Baca Juga: Perasaan Aneh Mantan Menkes RI Siti Fadilah: Virus Corona Natural Atau Buatan?
4. Gusi sakit
Perubahan pola makan dan kadar hormon selama kehamilan juga bisa menyebabkan gusi berdarah atau gingivitis kehamilan. Penyakit gusi ini akan hilang, tetapi Anda perlu menggunakan sikat gigi lembut dan menjaga kebersihan mulut untuk meredakannya.
5. Sesak napas
Selama tahap awal kehamilan, perubahan kadar hormon bisa menyebabkan sesak napas. Anda bisa melakukan latihan postur yang baik dan eknik pernapasan penuh untuk meningkatkan pernapasan selama kehamilan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi