Suara.com - Kanker prostat menjadi salah satu penyakit yang menjadi ancaman tersendiri bagi laki-laki. Tapi, seringkali banyak laki-laki tidak menyadari gejala kanker prostat.
Para ahli menyarankan laki-laki, terutama mereka yang berusia di atas 40 tahun, untuk menyadari setiap perubahan sebelum dan saat buang air kecil.
Dilansir dari Express, Ahli onkologi terkemuka Dr Jiri Kubes menegaskan ini dapat memberikan peringatan dini yang berpotensi menyelamatkan jiwa bahwa mungkin ada sesuatu yang salah.
“Seperti halnya perubahan apa pun di tubuh Anda, Anda harus mengawasinya dan mencari saran dari dokter Anda sesegera mungkin.
Ia menegaskan, bahwa dalam beberapa kasus tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tetapi sangat penting untuk berkonsultasi dengan ahli jika memiliki keraguan apapun.
Dr Kubes mengatakan tanda-tanda peringatan utama yang mungkin soerang alami saat pergi ke toilet adalah peningkatan kebutuhan untuk buang air kecil, siang dan malam, aliran yang lambat atau terputus dan perasaan masih ingin buang air kecil bahkan setelah selesai buang air kecil.
Tetapi tanda lain yang juga muncul mungkin lebih sulit untuk memulai buang air kecil. Bahkan mungkin ada jejak darah dalam urin
"Terkadang mereka yang menderita kanker prostat juga akan mengalami ketidaknyamanan saat duduk."
Menurut situs web NHS Kanker prostat biasanya tidak menimbulkan gejala apa pun sampai kanker telah tumbuh cukup besar untuk memberi tekanan pada tabung yang membawa urin dari kandung kemih keluar dari penis (uretra).
Baca Juga: Awas, Perempuan dengan Inkontinensia Urine Berisiko Alami Masalah Mental
Ini adalah saat tanda-tanda peringatan mulai muncul dengan sendirinya, yang seharusnya meminta tindakan cepat dengan menghubungi dokter Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS