Suara.com - Empat orang di Amerika Serikat secara misterius jatuh sakit dengan penyakit bakteri langka dan terkadang mematikan. Padahal, bakteri ini biasanya hanya terlihat di negara lain dengan iklim tropis. Namun tidak satu pun dari pasien ini yang bepergian ke luar negeri.
Dilansir dari Live Science, empat kasus tersebut diidentifikasi antara Maret dan Juli, terjadi di Georgia, Kansas, Texas dan Minnesota, menurut pernyataan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).
Dua dari pasien meninggal dan dua dirawat di rumah sakit untuk waktu yang lama. Kematian pertama terjadi di Kansas pada bulan Maret, dan kematian kedua terjadi bulan lalu di Georgia.
Semua pasien didiagnosis dengan melioidosis, penyakit yang disebabkan oleh bakteri Burkholderia pseudomallei. Bakteri ini tumbuh di iklim tropis, dan paling sering terlihat di Asia Tenggara dan Australia utara. Satu-satunya tempat di AS di mana bakteri ini secara alami ditemukan adalah Puerto Riko dan Kepulauan Virgin AS, menurut CDC.
Hanya sekitar selusin kasus melioidosis yang diidentifikasi setiap tahun di AS. Namun, kasus ini hampir selalu terjadi di antara orang-orang yang telah melakukan perjalanan ke tempat-tempat di mana penyakit itu muncul secara alami, kata CDC.
Itu sebabnya kasus saat ini, yang tidak terkait dengan sejarah perjalanan internasional baru-baru ini, sangat tidak biasa, menurut pernyataan itu.
Pejabat kesehatan sekarang mencoba mencari tahu bagaimana orang-orang ini terinfeksi. Mereka telah menguji lebih dari 100 sampel dari produk, tanah dan air di dalam dan sekitar rumah pasien, tetapi tidak ada yang muncul, kata pernyataan itu.
Pengujian genetik telah mengungkapkan bahwa jenis bakteri yang menginfeksi keempat pasien ini sangat mirip satu sama lain, yang menunjukkan sumber infeksi yang sama, kata pernyataan itu.
CDC menduga bahwa pasien terinfeksi melalui produk impor, seperti makanan, minuman, perawatan pribadi atau produk pembersih. Setelah orang terpapar Burkholderia pseudomallei, diperlukan waktu beberapa minggu sebelum mereka menjadi sakit, yang dapat menyulitkan petugas kesehatan untuk menentukan sumber penyakitnya.
Baca Juga: Penelitian di Jepang, Orang Hidup Sampai 100 Tahun karena Bakteri Usus tak Biasa
Melioidosis dapat menyebabkan berbagai gejala. Dalam kasus saat ini, gejalanya berkisar dari batuk dan sesak napas hingga kelemahan, kelelahan, mual, muntah, demam intermiten, dan ruam di badan, perut, dan wajah, kata CDC dalam peringatan kepada dokter tentang kasus tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi