Suara.com - Kalina Oktarani dikabarkan mengalami pendarahan di usia kehamilan satu bulan. Kabar tersebut dimumkan oleh sang suami, Vicky Prasetyo baru-baru.
Karena pendarahan tersebut, Kalina dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Masih belum jelas apa penyebab pendarahan yang dialami oleh Kalina Oktarani.
Dilansir dari Mayo Clinic, pendarahan selama kehamilan sendiri bisa jadi hal serius tapi banyak juga yang tidak.
Seperti yang dialami oleh kalina, kemungkinan penyebab perdarahan vagina selama trimester pertama meliputi:
- Kehamilan ektopik (di mana sel telur yang telah dibuahi berimplantasi dan tumbuh di luar rahim, seperti di tuba fallopi)
- Pendarahan implantasi (yang terjadi sekitar 10 hingga 14 hari setelah pembuahan ketika telur yang dibuahi tertanam di lapisan rahim)
- Keguguran (kehilangan kehamilan secara spontan sebelum minggu ke-20)
- Kehamilan mola (kejadian langka di mana sel telur yang dibuahi abnormal berkembang menjadi jaringan abnormal, bukan bayi)
- Masalah pada serviks, seperti infeksi serviks, serviks yang meradang, atau pertumbuhan pada serviks
trimester 2 atau 3
Semenetara, kemungkinan penyebab perdarahan vagina selama trimester kedua atau ketiga meliputi:
- Serviks yang tidak kompeten (pembukaan serviks sebelum waktunya, yang dapat menyebabkan kelahiran prematur)
Keguguran (sebelum minggu ke-20) atau kematian janin intrauterin - Solusio plasenta (ketika plasenta - yang memasok nutrisi dan oksigen ke bayi - terpisah dari dinding rahim)
Plasenta previa (ketika plasenta menutupi leher rahim, mengakibatkan pendarahan hebat selama kehamilan)
Persalinan prematur (yang mungkin mengakibatkan pendarahan ringan – terutama bila disertai dengan kontraksi, sakit punggung tumpul atau tekanan panggul) - Masalah pada serviks, seperti infeksi serviks, serviks yang meradang, atau pertumbuhan pada serviks
Ruptur uteri, kejadian langka namun mengancam jiwa di mana robekan rahim terbuka di sepanjang garis bekas luka dari operasi caesar sebelumnya
Pendarahan ringan, sering bercampur lendir, menjelang akhir kehamilan bisa menjadi tanda bahwa persalinan sudah dimulai. Keputihan ini berwarna merah muda atau berdarah dan dikenal sebagai bloody show.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi