Suara.com - RS Metropolitan Medical Centre (RS MMC) mengajak ratusan ibu hamil di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kualitas kehamilan melalui Maternity Yoga pada Selasa (17/8/2021) pagi.
Tercatat lebih dari 100 peserta ibu hamil mengikuti yoga kehamilan ini baik melalui platform Zoom, Instagram Live, serta Youtube Live Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre, yang dipandu langsung oleh instruktur bersertifikat Rere Soraya.
Dalam situasi pandemi dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) lanjutan tidak menghalangi semangat para ibu untuk mengikuti Virtual Maternity Yoga dengan tetap di rumah saja.
Ini adalah salah satu bentuk olahraga yang memang direkomendasikan baik untuk melatih fisik juga emosi para ibu yang dalam kehamilannya mengalami banyak perubahan secara hormonal dan emosional.
"Gerakan yoga didesain untuk mengakomodir perubahan-perubahan yang terjadi pada ibu hamil, hingga melatih otot sekitar panggul dan dipersiapkan untuk memperlancar persalinan. Pada prenatal yoga dapat membantu mengurangi keluhan-keluhan selama kehamilan, seperti sakit pinggang dan sakit punggung," ungkap dr. Kencana Shinta Moser, Sp.OG, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS MMC.
Pada gerakan yoga diajarkan berbagai teknik-teknik yang dapat bermanfaat bagi ibu dalam mempersiapkan persalinan. Termasuk teknik pernapasan sangat penting, agar ibu dapat memiliki nafas yang baik, kemudian dapat menguasai emosi dan tubuhnya sendiri. Sehingga dari pernapasan yang baik, maka asupan oksigen ke bayi pun akan baik juga.
"Pada saat yoga, dimulai dengan latihan pernapasan atau disebut Pranayama. Kemudian diakhiri dengan latihan relaksasi atau Savasana (yang) diajarkan bagaimana membuat diri kita rileks," ujar dr. Shinta saat menjelaskan manfaat Maternity atau Prenatal Yoga.
"Karena emosi yang seperti jet-coaster, apalagi sekarang lagi situasi pandemi ini, kalau ibunya cemas, bayinya pun bisa ikut cemas. Di (kehamilan) setelah 6 bulan, bayi dapat merasakan kecemasan ibu. Jadi tolong dijaga selama kehamilan, emosi dari ibu, sehingga kesehatan ibu dan bayi akan baik," Lanjut dr. Shinta.
Peningkatan Kualitas Kehamilan hingga Bersalin
Baca Juga: Kasus Naik 3 Kali Lipat, 20 Persen Ibu Hamil Meninggal Dunia Akibat Covid-19
Sebagai rumah sakit pertama yang mengadakan Virtual Maternity Yoga secara serentak di berbagai platform, RS Metropolitan Medical Centre mengutamakan peningkatan kualitas kesehatan dan kenyamanan ibu dalam menjalani kehamilan dan persalinan melalui berbagai edukasi, dengan menggunakan berbagai media.
"Yoga bukan cuma baik untuk tubuh, tapi untuk mental dan spiritual. Dengan yoga rutin bisa lebih tenang, rileks, bisa lebih sabar," ujar Rere Soraya.
Acara Virtual Maternity Yoga ini merupakan rangkaian acara peresmian poliklinik Obgyn terbaru RS MMC di lantai 7 yang disebut dengan area Green Zone (Non-Covid area), di mana lokasi poliklinik terpisah dengan poliklinik umum lainnya.
Menyertai peresmian ini, RS MMC melengkapinya dengan layanan program Maternity and Mother Assurance (MAMA), paket persalinan kelas VIP dengan proteksi komprehensif termasuk vaksin bayi, dan dilengkapi dengan sesi foto bayi dari Sweet Escape.
"Kami juga memperhatikan kenyamanan dan pelayanan si ibu, supaya si ibu nyaman melahirkan di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre," ucap dr. Sasha Hardjakusumah, MM., selaku Kepala Departemen Pemasaran RS MMC
Paket ini disempurnakan dengan proteksi jiwa ibu, di mana apabila terjadi komplikasi kehamilan dan saat persalinan akan ditanggung. Persalinan dengan partus normal dimulai dari harga Rp 25 juta, sedangkan dengan sectio caesarea dimulai dari harga Rp 35,5 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat