Suara.com - Sebanyak 1,5 Juta Vaksin Pfizer telah diterima oleh pemerintah Indonesia baru-baru ini. Vaksin Covid-19 Pfizer ini rencananya baru akan didistribusi ke daerah di Jabodetabek.
Sementara itu India mengizinkan vaksin Covid-19 DNA. Ini karena vaksin tersebut dipercaya efektif melawan varian delta. Dua kabar tadi merupakan berita terpopuler di kanal health Suara.com. Berikut berita terpopuler lainnya.
1. Dipercaya Manjur Lawan Varian Delta, India Izinkan Penggunaan Vaksin Covid-19 DNA!
Regulator obat India telah menyetujui penggunaan darurat vaksin Covid-19 Zydus Cadila's, yang merupakan vaksin dengan suntikan DNA pertama di dunia untuk melawan virus corona Covid-19.
Menurut sebuah studi sementara yang dikutip oleh pembuat vaksin Cadila Healthcare, vaksin Covid-19 DNA yang diberikan dalam 3 dosis ini bisa mencegah penyakit simtomatik pada 66 persen dari populasi yang divaksinasi.
2. Rantai Dingin Belum Siap Jadi Alasan Vaksin Pfizer Cuma Didistribusi ke Jabodetabek
Kementerian Kesehatan mengakui bahwa masih terdapat kendala dalam distribusi vaksin Pfizer ke daerah di luar Jabodetabek. Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa tantangan distribusi tersebut yakni terkait dengan kesiapak rantai dingin di sejumlah daerah.
"Ini karena rantai dinginnya harus tertentu yaa -70 0C dan kita akan menyelesaikan dulu Jakarta dan aglomerasinyaa karena ini merupakan salah satu upaya penanganan yg sifatnya secara kluster," kata Nadia saat dihubungi Suara.com, Sabtu, (21/8/2021).
Baca Juga: Pasien Komorbid Ingin Disuntik Vaksin Moderna? Coba Daftar ke Puskesmas Menteng
3. 1,5 Juta Vaksin Pfizer Telah Tiba di Indonesia, Bakal Didistribusikan Ke Mana?
Sebanyak 1.560.780 juta dosis vaksin Pfizer telah tiba di Indonesia pada Kamis lalu melalui skema pembelian langsung.
Vaksin Pfizer dengan merek COMIRNATY yang sudah tiba di Indonesia akan diperuntukan bagi masyarakat umum yang belum pernah menerima sebelumnya secara gratis.
4. Update Covid-19 Global: India Izinkan Penggunaan Vaksin DNA Pertama di Dunia
Berita Terkait
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren