Suara.com - Pemerintah terus menggenjot cakupan vaksinasi Covid-19 demi mengejar target herd immunity alias kekebalan kelompok.
Bagi Anda yang memiliki penyakit komorbid seperti diabetes atau hipertensi, kini sudah bisa mendapatkan vaksin Covid-19 buatan Moderna.
Salah satu tempat yang menyediakannya adalah Puskesmas Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, yang telah membuka pendaftaran layanan vaksin COVID-19 jenis Moderna untuk masyarakat umum yang menderita komorbid.
Kepala Puskesmas Kecamatan Menteng, Rusmala Dewi di Jakarta, Jumat, mengatakan hanya masyarakat yang memiliki kategori pasien defisiensi imun (immunocompromised) seperti gangguan autoimun yang dapat mendapatkan Vaksin Moderna, dengan disertai surat keterangan dokter.
Puskesmas Kecamatan Menteng menyediakan pusat penerangan (hotline) bagi masyarakat untuk mendaftar vaksin melalui nomor 08119597915.
"Mereka yang mau vaksin Moderna ini bisa mendaftar dulu melalui hotline kami. Selanjutnya setelah terdaftar, nantinya bisa langsung membawa berkas seperti identitas diri, membawa form klirens persetujuan dari dokter," kata Rusmala Dewi.
Puskesmas Menteng mencatat sebanyak 109 orang menerima Vaksin Moderna, di antaranya berasal dari tenaga kesehatan yang ditujukan sebagai dosis ketiga atau "booster".
Sementara itu, ada 12 orang dari kalangan masyarakat umum yang sudah mendaftar untuk memperoleh vaksin asal Amerika Serikat itu.
"Ada 12 orang yang sudah daftar, 7 sudah disuntik Kamis (19/8), dan lima lainnya berkasnya belum lengkap. Mereka sudah daftar, hanya tinggal menunggu berkas persyaratan baru nanti kita suntik," ujar Dewi.
Baca Juga: Data Satgas: Lebih dari 30,75 Penduduk Indonesia Sudah Disuntik Vaksin COVID-19 Lengkap
Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari menegaskan vaksin Moderna hanya diberikan bagi warga yang masuk dalam kelompok pasien defisiensi imun (immunocompromised), seperti gangguan autoimun, penderita kanker, gagal ginjal, dan penyakit komorbid berat lainnya.
"Masyarakat umum yang mendapatkan vaksin Moderna ini adalah mereka yang tidak memungkinkan untuk mendapatkan Vaksin Sinovac maupun Astrazeneca contohnya autoimun atau komorbid berat," tutur Erizon.
Ada pun masyarakat yang masuk dalam kelompok pasien defisiensi imun serta memiliki komorbid berat bisa melakukan vaksinasi dengan jenis vaksin Moderna di beberapa fasilitas kesehatan dengan membawa surat keterangan dokter terkait persetujuan vaksin.
Di Jakarta Pusat, sejumlah fasilitas kesehatan yang mulai menjalani penyuntikan Vaksin Moderna untuk masyarakat umum, antara lain RS Cipto Mangunkusumo, RSPAD Gatot Subroto, RS Carolus, RS Abdi Waluyo, Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai Balaikota DKI Jakarta, RSUD Tarakan, dan Puskesmas Menteng.
Berita Terkait
-
Nyanyian Sunyi di Bangunan Puskesmas Tua
-
Menkes Budi: 28 Juta Orang Indonesia Berpotensi Alami Masalah Jiwa, Layanan Kini Dibawa ke Puskesmas
-
BPJS Kesehatan Ungkap Data Mengejutkan: 454 Puskesmas Belum Memiliki Dokter Umum
-
Peran Sentral Psikolog Klinis di Tengah Meningkatnya Tantangan Kesehatan Mental di Indonesia
-
Kasus Keracunan Meningkat, Makan Bergizi Gratis Kini dalam Pengawasan Ketat!
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD