Suara.com - Kabar baik datang dari Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, yang melaporkan penurunan jumlah pasien rawat inap.
Dalam laporan terbaru, Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Khusus COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, berkurang 46 orang dibandingkan Rabu (25/8/2021).
"Pasien rawat inap terkonfirmasi positif (COVID-19) di Tower 4, 5, 6, dan 7 sebanyak 1.002 orang, sementara jumlah semula (satu hari sebelumnya) 1.048 orang. Ada pengurangan jumlah pasien rawat inap sebanyak 46 orang," kata Aris menerangkan perkembangan situasi di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis (26/8/2021).
Ia menyampaikan terhitung sejak 23 Maret 2020 sampai 26 Agustus 2021 atau dalam periode lebih dari satu tahun, jumlah pasien yang dirujuk ke RS Darurat Wisma Atlet mencapai 126.198 orang.
Dari jumlah itu, sebanyak 123.591 pasien COVID-19 dinyatakan sembuh dan keluar dari rumah sakit, sementara 1.011 pasien dirujuk ke rumah sakit lain.
Sejauh ini, Kepala Penerangan Kogabwilhan I TNI mencatat jumlah pasien meninggal di RS Darurat Wisma Atlet per 26 Agustus 2021 sebanyak 594 orang.
Dalam kesempatan itu, Aris menyampaikan perkembangan situasi di RSDC Rumah Susun Nagrak, khususnya Tower 1, 2, dan 3.
Jumlah pasien yang menjalani isolasi di RSDC Rusun Nagrak per 26 Agustus 2021 sebanyak enam orang, sementara pada Rabu (25/8) sebanyak lima orang.
Artinya, ada penambahan satu pasien isolasi di RSDC Rusun Nagrak dalam waktu 24 jam terakhir.
Baca Juga: Update 26 Agustus: Angka Kematian Covid-19 Indonesia Tembus 130 Ribu Jiwa
Sejak Rusun Nagrak beroperasi pada 28 Juni 2021 sampai 26 Agustus 2021, total ada 9.415 orang yang menjalani isolasi di tempat tersebut. Dari angka itu, sebanyak 8.889 orang menyelesaikan masa isolasi dan 86 orang lainnya dirujuk ke RS lain.
Sementara itu di RSDC Rusun Pasar Rumput, ada penambahan enam pasien yang menjalani isolasi dalam 24 jam terakhir. Jumlah pasien pada Rabu (25/8) sebanyak 94 orang, sementara pada Kamis (26/8) sebanyak 100 orang.
Terhitung sejak 18 Juni 2021 sampai 26 Agustus 2021, ada 1.081 orang yang menjalani isolasi di RSDC Rusun Pasar Rumput. Dari jumlah itu, sebanyak 941 orang menyelesaikan masa isolasi dan lima pasien dirujuk ke RS lain.
Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, per Kamis, melaporkan ada 262 orang yang menjalani rawat inap.
"Pasien rawat inap ada 262 orang, di antaranya 165 orang pria dan 97 perempuan. Sebanyak 262 pasien itu seluruhnya terkonfirmasi positif COVID-19," terang Aris sebagaimana dikutip dari keterangan tertulisnya.
Ia mencatat ada penambahan jumlah pasien rawat inap di RSKI Pulau Galang dalam waktu 24 jam terakhir sebanyak 14 orang.
"Pasien rawat inap per 26 Agustus 2021 sebanyak 262 orang, semula (satu hari sebelumnya) 248 orang," kata dia.
Terhitung sejak 12 April 2020 sampai 26 Agustus 2021, RSKI Pulau Galang menerima total 15.677 pasien. Dari jumlah itu, sebanyak 8.067 pasien dinyatakan sembuh, 42 pasien dirujuk ke rumah sakit lain, dan 7.297 pasien suspek selesai menjalani perawatan, katanya.
Sejauh ini, RSKI Pulau Galang belum melaporkan adanya korban jiwa akibat COVID-19 sejak rumah sakit itu beroperasi selama lebih dari satu tahun. [ANTARA]
Berita Terkait
-
PGAS Perluas Pasok Jargas ke Rusun Wisma Atlet
-
Tinjau Calon Sekolah Rakyat, Mensos Pastikan Wisma Atlet Jalak Harupat Cuma Sementara
-
Wisma Atlet Kemayoran Akan Dijadikan Hunian untuk Warga Miskin dan PNS
-
10 Tahun Penjara dan Bebas, Angelina Sondakh Pakai Heels Mewah Rp 14 Juta
-
DPRD Minta Pemprov DKI Pinjam Wisma Atlet untuk Warga Eks Kampung Bayam
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?