-
PGAS salurkan gas perdana 6.540 SR ke Rusun Wisma Atlet.
-
Proyek ini perluas akses gas bumi efisien ke permukiman perkotaan.
-
PGAS telah layani 13 rusun Jakarta, total 7.170 sambungan rumah.
Suara.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS), Subholding Gas dari Pertamina, resmi menyalurkan gas bumi perdana (Gas In) ke Rusun Wisma Atlet di Jakarta Utara.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya perseroan memperluas akses energi bersih dan efisien ke kawasan permukiman perkotaan, khususnya rumah susun (rusun).
Direktur Utama PGAS, Arief Kurnia Risdianto, menambahkan bahwa proyek ini merupakan penugasan dari Holding Migas Pertamina untuk menghadirkan jaringan gas bumi bagi penghuni Wisma Atlet.
"PGN mendapatkan penugasan dari Holding Migas Pertamina untuk menyediakan jargas di Wisma Atlet. Dan PGN siap menjalankan penugasan tersebut, sekaligus menjadi langkah perusahaan dalam perluasan pemanfaatan gas bumi kepada masyarakat," ujar Arief di Jakarta, Senin (3/11/2025).
Penyaluran gas dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, jargas akan menjangkau 1.932 sambungan rumah (SR) di Unit C Pademangan, disusul 4.608 SR di Unit D Kemayoran. Totalnya, akan ada 6.540 SR yang menggunakan gas bumi PGAS.
Blok C Pademangan akan dihuni mayoritas oleh ASN, sementara Blok D Kemayoran ditujukan untuk masyarakat umum.
"Melalui program jargas ini, penghuni Wisma Atlet dapat menikmati pasokan energi yang lebih praktis, aman dan ramah lingkungan. Momentum ini juga menjadi realisasi perluasan layanan gas bumi PGAS di lingkungan rusun sekaligus mendukung kualitas kehidupan perkotaan," tambah Arief.
PGAS saat ini telah melayani 13 rusun di wilayah DKI Jakarta dengan total 7.170 sambungan rumah (SR). Beberapa di antaranya adalah Rusun Cengkareng, Tanah Abang, Klender, Pulogadung, hingga Marunda.
Distribusi pelanggan jargas tersebar di Jakarta Pusat sebanyak 2.732 SR, Jakarta Timur 1.771 SR, Jakarta Barat 1.737 SR, dan Jakarta Utara 930 SR. Rusun dengan pengguna jargas terbanyak adalah Rusun Kemayoran (1.555 SR), disusul Rusun Cengkareng (1.314 SR) dan Rusun Klender (1.079 SR).
Baca Juga: Subholding Gas Pertamina Integrasikan Energi Bersih dengan Pembangunan Desa Berkelanjutan
"Jargas merupakan program pemerintah yang diamanahkan kepada PGAS dalam rangka memenuhi kebutuhan energi yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. PGAS sebagai pemilik dan pengelola jaringan distribusi gas bumi terbesar di Indonesia, berkomitmen untuk menjalankan kebijakan positif ini secara berkelanjutan," pungkas Arief.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026