Suara.com - Serangan stroke bisa menyebabkan kecacatan bahkan kematian bagi penderitanya. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk tahu pertolongan pertama serangan stroke.
Stroke adalah kondisi terjadinya gangguan atau berkurangnya pasokan darah ke otak, bisa disebabkan akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).
Dokter spesialis saraf, dr. Mursyid Bustami mengatakan ada beberapa tanda stroke yang harus diwaspadai, seperti wajah yang tidak simetris, penurunan keseimbangan, bicara terganggu, dan mati rasa atau penurunan fungsi gerak tangan, lengan, dan kaki.
Untuk lebih mudah mendeteksi gejala stroke dr. Mursyid sarankan untuk melakukan metode FAST, yakni Face drooping yang berarti wajah tampak terkulai, Arm weakness yaitu lengan terkulai lemah, speech difficulty yang berarti kesulitan bicara, dan Time to call 911 atau saatnya meminta bantuan petugas medis.
"Yang harus dilakukan apabila salah satu anggota keluarga atau masyarakat mengalami gejala awal stroke. Biasanya terjadi mendadak, karena sebelumnya pasien tidak memiliki gejala tersebut, maka harus langsung ke fasilitas kesehatan," ujar dr. Mursyid dalam acara peluncuran FAST Rescue, Jumat (27/8/2021).
Ia menambahkan, saat serangan stroke terjadi, semakin cepat dibawa ke rumah sakit maka kesempatan pulihnya semakin tinggi. Ini karena dalam penanganan serangan stroke membutuhkan golden time period, karena saat serangan terjadi setiap satu detik satu sel otak mati.
"4,5 jam itu golden period sangat penting, satu detik sel saraf yang mati, jadi bayangkan kalau satu atau dua jam sudah berapa banyak sel saraf otak yang mati dan memicu kecacatan," pungkas dr. Mursyid.
Itulah mengapa untuk menurunkan risiko kecacatan akibat serangan stroke, dibuatlah Panic Button di aplikasi FAST Rescue bekerjasama dengan pemerintah daerah.
Panic button ini akan langsung membuat pengguna terhubung dengan petugas operator yang tersedia 24 jam sehari dan 7 hari seminggu saat menggunakan fitur ini.
Baca Juga: Akibat Pola Hidup Kurang Gerak, Stroke Meningkat di Kalangan Usia Muda
Petugas operator akan menyelaraskan lokasi pengguna dengan ambulans terdekat, sehingga mereka dapat segera menjemput pasien sesuai koordinat lokasi mereka dan membawa pasien langsung ke rumah sakit stroke terdekat yang siap menangani.
Berita Terkait
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
HUT ke-37 Yastroki: Stroke Bukan Takdir, Tapi Bencana yang Bisa Dicegah dari Rumah
-
Lalai Tangani Penumpang Strok, Maskapai JetBlue Digugat hingga Rp785 Juta
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026