Suara.com - Sebuah studi menunjukkan orang dewasa yang suntik vaksin Covid-19 penuh atau dua kali hampir 50 persen lebih kecil risikonya mengalami Long Covid-19.
Long Covid-19 adalah istilah umum untuk sejumlah masalah kesehatan yang mengkhawatirkan, seperti sendi, insomnia, dan kabut otak.
Para ahli sendiri masih tidak yakin untuk memberikan vaksin Covid-19 pada orang yang mengalami Long Covid-19.
Tapi, para peneliti di King's College London telah membuat terobosan yang menemukan bahwa risiko virus corona pada orang yang sudah vaksin Covid-19 penuh turun sebesar 47 persen setelah dua kali suntikan.
Suntikan vaksin Covid-19 dua kali juga bisa mengurangi risiko Anda dirawat di rumah sakit dan mengembangkan gejala virus corona Covid-19 parah hingga 73 persen.
Tim Spector dari King's College dan peneliti utama studi Zoe Covid-19, mengatakan vaksinasi bisa mengurangi kemungkinan orang terinfeksi virus corona Covid-19 dengan dua cara.
Pertama, vaksin Covid-19 melindungi orang dari virus corona dengan mengurangi risiko gejala apapun sebesar 8 hingga 10 kali lipat.
Kedua, vaksin Covid-19 melindungi orang dari virus corona Covid-19 dengan mengurangi separuh kemungkinan infeksi berubah menjadi Long Covid-19.
"Kami melihat bahwa orang cenderung mengalami infeksi dan gejala virus corona Covid-19 yang lebih ringan setelah vaksinasi lengkap. Jadi, vaksin Covid-19 cukup melindungi diri kita," kata Tim Spector dikutip dari Metro UK.
Baca Juga: Ahli Temukan Varian Virus Corona Baru yang Disebut C12, Seberapa Mematikan?
Karena itu, mereka tetap mendorong orang-orang untuk suntik vaksin Covid-19 dua kali secepatnya.
Tim Spector juga telah menganalisis data lebih dari 2 juta orang untuk mengetahui gejala virus corona Covid-19 yang dialaminya dan status vaksinasinya.
Sebanyak 6.030 orang melaporkan hasil positif Covid-19 setidaknya 14 hari setelah vaksinasi pertama dan sebelum vaksinasi kedua.
Sedangkan, 2.370 orang melaporkan hasil positif virus corona Covid-19 setidaknya 7 hari setelah suntikan vaksin Covid-19 kedua.
Gejala virus corona pada orang yang sudah vaksinasi paling umum, seperti kehilangan indra penciuman, batuk, demam, sakit kepala, kelelahan, lebih ringan dan perasaan seperti ditusuk.
Bersin adalah gejala virus corona Covid-19 paling umum pada mereka yang suntik vaksin Covid-19 satu dosis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
Bosan Liburan Gitu-Gitu Aja? Yuk, Ajak Si Kecil Jadi Peracik Teh Cilik!
-
Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol
-
Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil