Suara.com - Penyanyi sekaligus mantan personel Dewa 19, Ari Lasso mengungkapkan bahwa dirinya mengidap kanker kelenjar getah bening atau yang disebut kanker limfoma. Apa itu kanker limfoma? Bagaimana gejala dan penyebab kanker limfoma?
Berikut ini penjelasn lengkap tentang kanker limfoma. Termasuk gejala, penyebab dan risiko kanker limfoma.
Mengenal Kanker Limfoma
Limfoma merupakan kanker yang dapat menyerang sistem limfatik. Sistem limfatik merupakan sebuah bagian yang ada pada sistem kekebalan tubuh yang meliputi limpa, kelenjar timus, sumsum tulang belakang dan kelenjar getah bening.
Gejala bagi pengidap kanker limfoma ini adalah adanya pembengkakan kelenjar getah bening pada leher, selangkangan dan ketiak, mengalami nyeri perut pada dada dan perut, mengalami batuk, demam serta penurunan berat badan.
Selain itu ada beberapa gejala kanker limfoma lainnya yang dilansir literasikanker.perpusnas.go.id.
- Penurunan berat badan > 10% dalam 6 bulan
- Demam 38 derajat C selama lebih dari 1 minggu tanpa sebab yang jelas
- Keringat malam banyak
- Mudah lelah
- Penurunan nafsu makan
- Pembesaran kelenjar getah bening (KGB) atau adanya benjolan yang tidak nyeri di leher, ketiak atau pangkal paha (terutama bila berukuran > 2 cm)
Penyebab Kanker Limfoma
Kanker limfoma berawal dari sel kekebalan tubuh atau limfosit yang melawan infeksi tubuh. Saat seseorang terkena kanker limfoma, limfosit akan bermutasi yang membuat sel terus hidup saat limfosit normal akan mati. Hal ini dapat membuat limfosit tidak sehat dan berdampak pada limpa, kelenjar getah bening hingga fungsi hati.
Baca Juga: 8 Momen Tasya Kamila Temani Suami Berjuang Lawan Kanker Getah Bening
Berikut ini penyebab kanker limfoma yang wajib kamu ketahui.
- Memiliki usia di atas 55 tahun yang rentan terkena limfoma
- Daya tahan tubuh lemah dan mengidap beberapa penyakit seperti autoimun, HIV/AIDS serta pernah menjalani transplantasi organ
- Terinfeksi kuman dan virus (Epstein-Barr, Helicobacter pylori, hepatitis C)
- Memiliki keluarga dan keturunan yang menderita kanker limfoma
- Terpapar bahan kimia benzena atau pestisida
- Efek samping terapi radiasi kanker
Cara untuk mengobati penyakit kanker limfoma adalah:
- Kemoterapi
- Terapi target
- Radioterapi
- Transplantasi sumsum tulang
- Dukungan nutrisi
- Rehabilitasi untuk membantu mengembalikan fungsi dan kualitas hidup pasien
Menurut "Buku Cerdas Kanker, KPKN, 2019", cara mencegah kanker kelenjar getah bening adalah:
- Mencegah infeksi seperti HIV (menghindari penggunaan jarum suntik berulang dan hubungan seks yang tidak aman)
- Gaya hidup sehat (rutin berolahraga dan tidak merokok)
Itulah informasi singkat mengenai gejala dan penyebab kanker limfoma yang perlu kamu ketahui dan waspadai. Jika kamu merasakan gejala yang tertera di atas, segera langsung mengkonsultasikan kepada dokter.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma