Suara.com - Agar lebih menambah semangat, berolahraga bisa dilakukan bersama teman dan anggota keluarga, termasuk olahraga bersama anak.
Kegiatan olahraga bersama ini, bukan hanya membuat suasana lebih seru tapi mampu membuat kalori yang terbuang jadi lebih banyak.
Berikut ini daftar olahraga yang bisa dilakukan bersama anak, mengutip siaran pers Greenfields, Kamis (9/9/2021).
1. Kelas menari online
Selama masa PPKM, banyak pusat kebugaran yang menawarkan kelas menari online. Penawaran ini bisa dimanfaatkan untuk belajar menari di rumah dengan mengikuti kelas menari seperti Zumba, modern dance, senam, dan balet.
Selain seru, mengikuti kelas menari juga menggerakan badan dan membakar kalori, sama dengan berolahraga.
2. Yoga
Yoga adalah olahraga yang selain menenangkan, juga bermanfaat untuk membantu memperbaiki postur, keseimbangan, dan koordinasi.
Walaupun gerakannya tidak intens seperti olahraga lainnya, ada tantangan sendiri saat melakukan gerakan-gerakan yoga.
Baca Juga: Ternyata Bahaya Lur! Olahraga Malam Jangan Mepet dengan Jam Tidur
Ada juga gerakan yoga sederhana untuk pemula, termasuk bersama anak, kalau sebelumnya belum pernah mencoba yoga.
3. High Intensity Interval Training (HIIT)
HIIT adalah metode latihan kardio yang bisa dilakukan dalam waktu yang singkat, kurang lebih 10 hingga 30 menit dalam satu kali latihan.
HIIT juga merupakan olahraga kardio atau jenis gerakan olahraga yang bertujuan untuk memperkuat detak jantung dan memperkuat pernapasan serta membakar kalori lebih banyak.
HIIT bisa menjadi solusi untuk berolahraga di rumah tanpa memerlukan alat-alat olahraga atau ruangan yang luas.
Berita Terkait
-
Novel Her Own Hero, Perjuangan Perempuan Merebut Ruang Publik
-
5 Olahraga yang Cocok saat Puasa, Tetap Bugar Anti Dehidrasi
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Domino Bukan Sekadar Permainan: Intip Transformasinya Jadi Olahraga Pikiran Profesional di Makassar
-
Olahraga sebagai Status Sosial: Lari, Padel, dan Komunitas Urban 2026
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi