Suara.com - Badan Pengawas Obat Italia AIFA, pada Jumat (10/9), memperingatkan tentang penyalahgunaan obat herpes Parvulan sebagai obat Covid-19.
AIFA juga mengatakan bahwa penggunaan Parvulan, obat antivirus yang biasanya digunakan untuk Herpes Zoster, sebagai pengobatan Covid-19, dapat berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.
Para pejabat di AIFA mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan telah memperingatkan mereka mengenai tingginya permintaan impor Parvulan.
Obat itu tidak mengantongi izin di Italia, namun resmi terdaftar dan dipasarkan di Brazil.
AIFA menambahkan bahwa permintaan dari pelanggan di Italia menunjukkan bahwa Parvulan sedang diusulkan digunakan tanpa ada persetujuan --untuk penggunaan lain di luar kegunaan aslinya-- sebagai pengobatan pencegahan Covid-19, pengganti vaksin resmi.
"Penggunaan obat Parvulan dalam pencegahan penyakit infeksi Sars-COV-2 tidak didukung oleh bukti sekecil apa pun, di bawah profil efikasi dan keamanan," kata AIFA melalui sebuah pernyataan, seperti dilansir dari Reuters.
Badan tersebut menambahkan bahwa komite ilmiah mereka bahkan belum mengizinkannya dalam uji klinis.
"Oleh karena itu, kemungkinan penggunaan obat tersebut sebagai pengganti vaksin Covid-19 resmi berpotensi membahayakan kesehatan manusia," kata AIFA.
Bahayanya bukan hanya karena kurangnya keamanan dalam penggunaannya, namun juga karena nalar perlindungan yang tidak dibenarkan untuk pasien, mengingat minimnya data efikasi, demikian tambahan regulator dalam pernyataannya, emngutip dari Antara.
Baca Juga: CEK FAKTA: Obat Covid-19 Molnulpiravir Mulai Beredar September 2021?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari