Suara.com - Orangtua, kapan terakhir kali Anda mengutarakan rasa cinta dan kasih sayang kepada si buah hati?
Hal yang harus Anda ketahui adalah, mengatakan cinta kepada anak seperti bilang 'Aku cinta kamu' atau sesederhana 'Aku mencintaimu' ternyata memiliki banyak manfaat bagi perkembangan anak.
Sebagai orangtua, Anda memang telah merawat, menjaga, membiayai pendidikan atau sekolah mereka.
Anda juga membelikan mereka semua yang mereka butuhkan. Orangtua juga bisa saja jadi tak bisa tidur ketika mengkhawatirkan anak. Melakukan itu sangat berat. Semua orang tahu menjadi orangtua adalah tugas yang berat.
Tapi ada satu hal sederhana yang bisa Anda lakukan untuk si buah hati, yaitu mengatakan bahwa Anda benar-benar mencintai mereka.
Dikutip dari Brightside, banyak ahli merekomendasikan orangtua tak hanya menunjukkan cinta kepada anak-anak melalui tindakan saja tetapi juga secara lisan.
Dikatakan, kalimat 'Aku mencintaimu' memiliki pesan penguatan positif bagi anak. Beberapa di antaranya adalah:
- Memperkuat ikatan antara orangtua dan anak-anak dan meningkatkan komunikasi keluarga.
- Memberi anak-anak kepercayaan diri dan ketenangan pikiran, karena mereka merasa dikelilingi oleh cinta.
- Memperkuat harga diri mereka dan membantu mereka untuk mencintai dan menerima diri mereka apa adanya.
- Memungkinkan mereka untuk tumbuh dengan bahagia, mentransmisikan dan memberikan kebahagiaan itu ke seluruh lingkungan mereka.
- Memperkuat kecerdasan emosional mereka dan hubungan mereka dengan perasaan mereka.
- Anak-anak yang merasa dicintai adalah anak yang positif dan optimis.
- Mereka menunjukkan kesopanan dan rasa hormat terhadap orang lain.
Jadi, kapan pun Anda bisa, ambil kesempatan untuk memberi tahu anak-anak betapa Anda mencintai mereka sembari diberi pelukan dan ciuman. (Carissa Lim)
Baca Juga: 9 Potret Adu Gaya Artis Anak Pejabat: Raline Shah Vs Velove Vexia
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia