Suara.com - Peraih medali emas SEA Games 2019 cabang olaharaga Duathlon, Jauhari Johan memberikan kiat sukses mengikuti kompetisi olahraga dualthlon lari dan bersepeda virtual atau virtual run & ride.
Kompetisi virtual seperti ini memang kerap diadakan di masa pandemi, lantaran kompetisi olahraga yang menimbulkan kerumunan masih dibatasi.
Menurut Jauhari setidaknya ada empat kiat yang harus dilakoni agar sukses mengikuti kompetisi virtual run & ride, salah satunya kompetisi yang diadakan NIVEA SUN & VIT 8+, berikut tips yang bisa dilakukan:
1. Rutin berlatih olahraga
Lantaran kompetisi ini menempuh jarak 100 kilometer untuk bersepeda dan 50 kilometer untuk berlari. Maka kata Jauhari, mutlak untuk para calon perserta berlatih rutin, untuk membiasakan tubuh dengan ritme jarak yang jauh, sehingga organ tidak kaget, yang bisa berbahaya.
"Karena banyak teman terlalu bersemangat sampai satu minggu libur tidak olahraga. Jadi diharapkan rutin berolahraga, pagi atau sore, hari ini besok pagi beorlahraga, dan jadikanlah rutinitas," tutur Jauhari saat konferensi pers, Senin (27/2021).
2. Lakukan pemanasan sebelum olahraga
Ini juga jadi tahapan penting saat berolahraga, tujuannya agar otot, detak jantung dan aliran darah naik perlahan dan tidak naik drastis sehingga tubuh mengalami syok.
Selaiknya mesin kendaraan yang butuh dipanaskan, agar seluruh oli melumasi bagian mesin, sehingga mesin tidak cepat rusak. "Sebelum berolahraga lakukan pemanasan agar tidak cidera," ungkapnya.
Baca Juga: Jago Banget! Intip Potret Gaya Aura Kasih Main Tenis
3. Gunakan sunscreen
Seperti diketahui, meskipun berolahraga seorang diri saat virtual run & ride, tapi yang pasti olararaga di lakukan di luar rumah, bahkan jalan yang penuh dengan polusi dan udara menyengat.
Maka, demi kesehatan kulit agar tidak terbakar, memerah, iritasi dan belang disarankan menggunakan tabir surya atau sunscreen denagn SPF yang sesuai.
"Saat beraktivitas kita banyak di jalan atau outdoor 30 menit, jadi berolahraga jangan lupa gunakan suncreen," kata Jauhari.
4. Selalu terhidrasi
Mengingat jarak tempuh kompetisi yang lumayan jauh, maka dipastikan tubuh akan mengeluarkan banyak keringat. Namun keringat ini jangan dibiarkan terus menerus karena akan menyebabkan dehidrasi atau kekurangan cairan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?