Suara.com - Umumnya, orang sikat gigi sebanyak dua kali sehari, yakni pada pagi hari setelah bangun tidur dan malam hari sebelum tidur. Tapi sayangnya, tak banyak orang yang memperhatikan kebersihan lidahnya.
Padahal, menjaga kesehatan mulut dengan menyikat gigi saja tidak cukup. Anda juga harus menggunakan pengikis lidah untuk membersihkannya secara teratur.
Sebenarnya, alat khusus membersihkan lidah sudah ada sejak lama. Tapi, banyak orang tidak membersihkan lidah secara rutin untuk menghilangkan racun di mulut dan tubuh.
Para ahli di Brushd dilansir dari Express, mengatakan menggosok atau membersihkan permukaan lidah secara rutin bisa membantu menyingkirkan bakteri, sisa makanan, racun dan sel-sel mati.
Kebiasaan ini tidak hanya membantu membersihkan lidah dan mulut saja, tetapi juga memberikan banyak manfaat kesehatan lainnya, seperti:
1. Menjaga mulut lebih bersih
Mulut Anda penuh dengan jutaan bakteri dan tidak semuanya merupakan bakteri baik. Alat pembersih lidah akan membantu Anda menyingkirkan bakteri ini, sisa makanan dan menjaga kesehatan mulut. Selain itu, rutinitas ini akan membantu meningkatkan kebersihan mulut.
2. Napas lebih segar
Sekitar 50 persen kasus halitosis disebabkan oleh sisa-sisa makanan yang tertinggal di lidah. Sehingga, membersihkan lidah secara rutin bisa membantu mengatasi bau mulut.
Baca Juga: WHO Akan Bentuk Tim Buat Cari Bukti Baru Asal-Usul VIrus Corona di China
Membersihkan bakteri lidah, sisa makanan dan partikel jahat lainnya bisa membantu mengatasi masalah pernapasan yang berkelanjutan.
Hal ini juga akan sangat bermanfaat bagi perokok, orang yang mengalami mulut kering, infeksi jamur, memiliki kebersihan mulut yang buruk dan mengonsumsi obat-obatan tertentu yang menyebabkan bau mulut.
Para ahli di Brushd mengatakan membersihkan bakteri yang tertinggal di lidah adalah cara paling jitu mengatasi bau mulut. Tapi, Anda harus menggunakan alat khusus untuk membersihkan lidah, bukan menggunakan sikat gigi.
Karena, memakai sikat gigi untuk membersihkan lidah hanya akan memindahkan bakteri di sekitar mulut dan tidak benar-benar membersihkannya.
3. Mencegah kerusakan gigi dan penyakit gusi
Membersihkan bakteri berbahaya di lidah bisa mencegah gigi berlubang, penyakit gusi, kerusakan gigi dan kondisi mulut lainnya. Namun, langkah ini saja tidak cukup untuk mengganti rutinitas perawatan gigi yang buruk.
Anda juga perlu menggunakan pasta gigi dan obat kumur berfluoride, menyikat gigi dan gusi dua kali sehari, dan menyikatnya setidaknya selama dua menit.
Selain itu, minum air dalam jumlah cukup juga akan membantu mengurangi mulut kering dan Anda juga harus menghindari merokok.
4. Meningkatkan indra perasa
Membersihkan lidah bisa membantu kelenjar ludah. Kelenjar ludah yang diaktifkan meningkatkan pencernaan dan kemampuan kita untuk merasakan makanan.
5. Meningkatkan kesehatan usus
Indra pengecap yang aktif sangat penting untuk menjaga kesehatan pencernaan. Karena itu, membersihkan lidah secara rutin bisa meningkatkan kemampuan indra pengecap berfungsi lebih baik.
6. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan
Menurut para ahli, lidah merupakan titik awal menuju tubuh yang sehat. Jadi, membersihkan lidah bisa membantu mencegah halitosis, infeksi, dan membantu sakit tenggorokan, infeksi sinus dan hidung tersumbat, serta menghilangkan lendir untuk membantu meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia