Suara.com - Mata termasuk organ tubuh yang komplek. Mata terdiri dari berbagai bagian yang dikategorikan menjadi dua, yaitu organ bagian luar (kelopak mata, alis, dan bulu mata) juga organ bagian dalam.
Tidak seperti organ bagian luar yang cenderung sebagai proteksi, organ dalam mata berfungsi untuk ‘mengolah’ cahaya sampai akhirnya dapat diubah menjadi penglihatan.
Dikutip dari Ruang Guru ada 17 bagian mata yang berperan penting dalam mekanisme penglihatan. Di bawah ini akan dijabarkan sembilan bagian manta yaitu:
1. Kornea
Kornea merupakan bagian bening yang bersifat tembus pandang dan terletak di lapisan terluar. Kornea berfungsi sebagai tempat masuknya cahaya pertama kali, sebelum akhirnya cahaya dapat masuk ke sel-sel penerima di bagian dalam mata.
Jika melihat mata seseorang, akan ada bagian bola hitam (pupil) dan bagian yang terlihat berwarna abu-abu, atau cokelat, atau biru, berbeda-beda tergantung faktor genetik seseorang (iris). Keberadaan kornea itulah yang menutupi bagian pupil dan iris.
2. Pupil
Pupil merupakan bagian lingkaran hitam di bola mata. Juga menjadi tempat lewatnya cahaya ke dalam mata. Pupil berfungsi untuk mengatur banyak-sedikitnya cahaya yang masuk. Misalnya, ketika terpapar banyak cahaya, maka otomatis pupil akan mengecil. Sehingga cahaya yang masuk ke dalam mata tidak terlalu banyak. Begitu pula sebaliknya.
3. Iris
Iris merupakan bagian berwarna yang berada di sekitar pupil. Seseorang yang memiliki warna mata berbeda, artinya irisnya juga berbeda dengan yang lain. Iris berperan memberi warna pada mata. Maka dari itu, iris terkadang disebut sebagai selaput pelangi.
4. Retina (Selaput jala)
Retina adalah lapisan sangat tipis yang peka terhadap cahaya. Posisinya berada di dinding paling dalam yang berfungsi untuk menangkap bayangan benda. Retina mempunyai reseptor cahaya yang bernama sel batang (basilus) dan sel kerucut (konus).
Sayangnya, bagian belakang retina tidak memilikinya. Alhasil, ketika ada bayangan benda yang jatuh pada titik itu, mata tidak akan bisa melihatnya. Bagian itu disebut titik buta.
Baca Juga: Sumber Mata Air Jernih Jadi Keruh, Warganet Menyalahkan Video Viral
5. Sklera (Selaput putih)
Sklera adalah bagian dinding putih mata. Sklera ini berfungsi untuk melindungi struktur mata dan membantu mempertahankan bentuk mata.
6. Lensa Mata
Lensa mata adalah bagian yang bersifat lunak dan transparan. Posisinya berada di belakang iris. Bagian mata ini berfungsi untuk mengumpulkan dan memfokuskan cahaya agar bayangan suatu benda dapat jatuh di tempat yang tepat.
Lensa mata punya kemampuan yang disebut sebagai daya akomodasi. Yakni, kemampuan untuk menebal atau menipis, lebih cembung atau menjadi pipih sesuai dengan jarak benda yang terlihat.
7. Saraf Optik
Saraf optik berfungsi untuk meneruskan informasi visual benda yang diterima retina menuju ke otak. Saraf optik itu yang membuat manusia dapat mengetahui bagaimana bentuk suatu benda yang terlihat. Oleh karena itu, jika saraf optik rusak, maka mata tidak akan bisa melihat.
8. Koroid
Koroid adalah dinding mata yang berfungsi sebagai penyuplai oksigen dan nutrisi untuk bagian-bagian mata yang lain, khususnya retina. Koroid biasanya berwarna cokelat kehitaman atau hitam. Warna ini bertujuan agar cahaya tidak dipantulkan kembali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak