Suara.com - Pandemi Covid-19 membuat warga yang ingin berwisata ke Korea Selatan terpaksa menunda perjalanannya.
Untuk mengobati kerinduan, Korea Festival alias K-Festival 2021 kembali digelar. Tahun ini, festival hadir menggunakan metode hybrid, yakni perpaduan offline dan online. Seperti acara Korea-Indonesia Film Festival (KIFF) 2021 dan konser K-Pop yang sama-sama diadakan di CGV Grand Indonesia.
Sedangkan acara tutorial memasak makanan khas Korea, traveling destinasi wisata, hingga fashion show hanbok dan kain batik dilaksanakan secara virtual alias online.
Meski di tengah pandemi, dan belum leluasa berwisata, ajang K-Festival ini digelar untuk mengingatkan kembali masyarakat Indonesia tentang segala hal tentang wisata di Korea.
"Target khusus, lebih ke awarness pertahankan eksistensi kita. Kalau nggak promosi, orang wisatawan larinya ke negara tetangga," ujar Irma Maulida PR Media Manager Korea Tourism Organization (KTO) saat konferensi pers di Lotte Shopping Aveneu, Jumat (1/10/2021).
Adapun pagelaran K-Festival diadakan sepanjang Oktober hingga November 2021, yang membuat masyarakat Indonesia merasa lebih dekat dengan Korea. Dari mulai budaya, bahasa, makanan, film, gaya hidup, kecantikan, fesyen, teknologi hingga lokasi wisata ramah muslim.
Salah satu acara yang wajib dinantikan dalam festival kali ini adalah kolaborasi desain hanbok dan kain batik.
Dimana ada sebanyak 20 rancangan desain hanbok terbuat dari kain batik, dan bahan hanbok dibuat untuk kebaya Indonesia.
Uniknya, desain busana hanbok dan batik ini hasil duet maut antara desainer Korea Selatan Lee Hyo Jae dan desainer Indonesia Yunus Novita.
Baca Juga: 5 Drama Korea Terbaru yang Akan Rilis Oktober 2021, Jangan Sampai Kelewatan!
"Kolaborasi hanbok dan batik ini salah satu acara spesial di Korea Festival 2021. Kita mau menghadirkan pertukaran budaya melalui pakaian hanbok dan batik," ujar Direktur Korean Cultural Center (KCC) Indonesia, Kim Yong Woon kepada suara.com.
Total ada sebanyak 80 desain hanbok yang akan ditampilkan melalui pergaan busana alias di runway fashion show, yang juga menampilkan hanbok yang dipakai di lingkungan kerajaan Dinasti Joseon, hanbok yang menggunakan desain alam gunung dan alam, huruf han-geul, dan bunga kebangsaan Korea mugunghwa atau Rose of Sharon.
Uniknya, desain busana hanbok dan batik ini hasil duet maut antara desainer Korea Selatan Lee Hyo Jae dan desainer Indonesia Yunus Novita.
Dalam acara ini ada juga photo exhibition Jeju to Bali, menampilkan potret keindahan alam pemandangan asri di Korea dan Indonesia, khususnya di pulau Jeju dan pulau Bali.
Tujuan acara diadakan untuk mempromosikan pariwisata unggulan di masing-masing negara, sekaligus memperingati World Tourism Day pada 27 September silam.
Photo exhibition ini bisa disaksikan di Atrium, City Walk Sudirman, Jakarta selama periode 27 September hingga 3 Oktober 2021.
Berita Terkait
-
Ini Alasan Mengapa Drama Korea No Tail To Tell Menarik Ditonton
-
Gokil! Chen Turun Panggung dan Sodorkan Mic di Konser Jakarta, Ajak Fans Nyanyi Bareng
-
Sukses Digelar! Chen EXO Persembahkan Konser Penuh Emosi di Jakarta
-
Perankan Karakter Kembar, Park Jin Hee Siap Menguras Emosi di Drakor Pearl in Red
-
3 Drama Korea Bertema Hukum yang Tayang di Awal Tahun 2026, Terbaru Honour
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital