Suara.com - Salah satu masalah yang sering sekali dihadapi orangtua dengan anak usia satu hingga dua tahun adalah kebiasaan mereka pilih-pilih makanan atau picky eater. Hal ini kerap membuat pusing ibu. Apalagi anak membutuhkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh kembang mereka.
Lalu, bagaimana cara menghadapi anak yang tidak sekadar susah makan namun juga selalu pilih-pilih makanan?
Dokter spesialis anak dr. Herbowo Agung Sp.A (K) mengatakan, pilih-pilih makanan sebenarnya hal yang normal, dan terjadi juga pada orang dewasa. Namun pada anak-anak yang baru mulai belajar makan, hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut oleh orangtua.
"Ada banyak penyebab anak sulit makan. Pertama karakter anak memang keras, jadi hanya mau makan itu-itu saja. Kedua, pola pemberian makan dari orang tua yang tidak bervariasi," kata dr. Herbowo dikutip Suara.com dari siaran pers @teman_parenting, Senin (11/10/2021).
Ketiga, lanjutnya, bisa disebabkan karena ada gangguan atau penyakit pada anak seperti alergi. Lebih parah lagi, anak bisa pilih-pilih makanan karena kondisi yang disebut sensory processing disorder, yakini gangguan input sensorik.
"Misalnya anak terlalu jijik dengan makanan lembek, bahkan ada anak yang ketakutan dengan nasi," jelas dr. Herbowo.
Di sisi lain, pola makan saat hamil dianggap ikut memengaruhi kebiasaan makan anak. Misalnya ibu hamil hanya mengonsumsi jenis makanan tertentu, maka si janin menjadi terbiasa hanya mengenali jenis makanan yang terbatas.
Jika anak merupakan seorang picky eater, orangtua perlu menghadapi mereka dengan sabar dan tidak lelah mengenalkan berbagai pilihan makanan baru, sejak anak MPASI.
"Jangan menyerah mengenalkan jenis makanan baru meskipun ditolak oleh anak, karana penelitian menunjukkan, dibutuhkan setidaknya 15 kali usaha sampai anak mau makan makanan baru tersebut," jelas dr. Herbowo.
Baca Juga: Anak yang Makan Buah dan Sayuran Setiap Hari Punya Kesehatan Mental yang Lebih Baik
Satu lah yang sangat penting dalam menghadapi anak yang piih-pilih makanan adalah, tidak membuat anak semakin stres. Makan adalah bagian dari proses belajar, sehingga menurut dr. Herbowo, harus dilakukan dengan suasana menyenangkan.
"Biarkan meja makan berantakan saat si kecil makan, karena ia sedang belajar. Selain itu buat jadwal makan. Meskipun anak tidak menyentuh makanannya, usahakan ia mau duduk di meja makan saat jam makan."
Kuncinya, lanjut dr. Herbowo, adalah sabar, dan selalu mengawasi anak dengan baik. Dengan begitu, lama-lama anak akan mau makan apapun yang dihidangkan orangtua.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi