Suara.com - Minum teh tawar menjadi kegemaran sebagian besar masyarakat Indonesia . Tapi masih banyak masyarakat yang belum tahu cara tepat menikmati teh.
Cara tepat menikmati teh sangat penting diketahui, agar mendapatkan manfaat kesehatan dari kandungan teh. Salah satu caranya minum teh dalam rentang waktu 15 hingga 20 menit, setelah disiram air panas.
"Minum teh supaya katekinnya masih ada, sambil menunggu panasnya hilang, mungkin 15 sampai 20 menit. Kalau teh sudah satu jam katekinnya bakal turun," ujar Pelinti Teh, Prof. dr. Dede Kusumana dalam acara Teh Enam Tiga, The Art of Tea, di Sudirman Sahid Centre, Jakarta Selatan, Senin (11/10/2021).
Katekin adalah kandungan antioksidan alami yang ada di dalam teh. Katekin juga merupakan salah satu turunan poliphenol yang memiliki khasiat antioksidan tinggi, yang punya beragam manfaat kesehatan.
Sehingga kata Profesor Dede, apabila kandungan katekin sudah hilang dalam teh atau menurun karena dibiarkan seharian dan tidak langsung diminum, yang terjadi adalah teh sudah tidak memiliki manfaat.
Alhasil air teh tersebut tidak lebih dari sekedar air yang berwarna teh, alias hanya warnanya saja yang berubah tapi manfaat kesehatannya sudah hilang.
Selain itu profesor yang juga ahli penyakit jantung koroner dan stroke itu menerangkan, ada baiknya teh diminum tiga kali sehari, dengan porsi masing-masing 200 mililiter.
"Sehingga sehari kita konsumsi berjumlah 600 mililiter. Setiap sebelum makan dikonsumsi 200 mililiter. Atau bagi mereka yang perutnya tidak kuat bisa dikonsumsi setelah makan," jelas Profesor Dede.
Ia juga menambahkan, apabila teh dikonsumsi dengan cara yang tepat dan sesuai maka baik untuk menurunkan gula darah atau penyakit diabetes, karena mengonsumsi teh tanpa gula.
Baca Juga: 7 Wisata Kulon Progo Terpopuler, Destinasi Liburan Alternatif di Yogyakarta
Selain itu, antioksidan dalam katekin juga mampu mencegah inflamasi yang baik untuk kesehatan ginjal. Sehingga anggapan yang mengatakan teh merusak kesehatan ginjal tidaklah benar.
"Dari penelitian yang saya lakukan terhadap 2.000 responden di Kebayoran Baru, Cilandak, dan Mampang Prapatan mereka yang minum teh fungsi ginjalnya bagus," pungkas Profesor Dede.
Berita Terkait
-
Fokus, Anthony Ginting Persiapkan Strategi Hadapi Jason Teh
-
Bosan Liburan Gitu-Gitu Aja? Yuk, Ajak Si Kecil Jadi Peracik Teh Cilik!
-
India Open 2026: Kemenangan Jojo Diwarnai Dugaan Kecurangan Lawan, Ada Apa?
-
5 Pilihan Teh Herbal yang Ampuh Turunkan Kadar Kolesterol, Mulai dari Rp20 Ribuan
-
Kapan Waktu Terbaik Minum Teh Hijau? Ketahui agar Manfaat yang Didapat Maksimal
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?