Suara.com - Penyakit kardiovaskular seperti jantung menjadi salah satu tantangan bagi banyak negara. Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjadi penyebab kematian di seluruh dunia.
Meski lebih sering terjadi pada orangtua, penyakit anak muda juga punya risiko mengalami penyakit ini. Banyak ahli dan beberapa penelitian mengatakan, kebiasaan gaya hidup kurang sehat bertanggung jawab atas peningkatan penyakit ini.
Oleh karena itu, untuk meningkatkan kesehatan jantung diperlukan gaya hidup dan diet yang sehat. Ada lima gaya hidup yang dipercaya bisa menyehatkan jantung, yang dikutip dari Times Of India. Ini dia:
Periksa dan kontrol tekanan darah serta kolesterol
Penting untuk memeriksakan diri serta kontrol tekanan darah dan kolesterol Anda. Jika dibiarkan, maka risiko penyakit hipertensi bisa saja terjadi, termasuk serangan jantung dan juga stroke.
Maka dari itu, penting untuk diagnosis dini dan mendapatkan pencegahan yang tepat. Tentunya, jangan sampai terlambat untuk kontrol darah dan kolesterol secara dini.
Lakukan olahraga secara teratur
Untuk meningkatkan kesehatan fisik dan juga jantung, diperlukan olahraga secara teratur. Jika bermalas-malasan secara fisik, ini akan meningkatkan risiko penyakit jantung lebih parah.
Bahkan, risiko penyakit ini telah diungkap lewat studi dari Annals of Internal Medicine, menemukan bahwa duduk terlalu lama tanpa melakukan apa-apa dikaitkan dengan masalah kesehatan kronis, mulai dari penyakit jantung, diabetes tipe 2, hingga kanker.
Baca Juga: Video Nenek Olahraga di Gym Pakai Kebaya Ini Viral, Warganet: Body Goals!
Lakukan diet sehat
Mengonsumsi makanan lemak tinggi dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko jantung dan stroke. Tak hanya itu, lemak tinggi dapat memblokir arteri Anda dengan meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kadar kolesterol baik (HDL).
Maka dari itu, perlu lakukan diet sehat untuk kesehatan jantung Anda. Mulai dari mengonsumsi makanan sehat seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.
Jaga berat badan
Berbicara tentang berat badan, perlu menjaga berat badan agar tetap seimbang. Sebab jika terjadi penambahan berat badan secara berlebihan, ini bisa meningkatkan Anda untuk terkena obesitas, serta meningkatkan penyakit kardiovaskular lainnya.
Karena itu, perlu jaga berat badan dengan memperhatikan pola makan Anda, serta rutinitas olahraga secara teratur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien