Suara.com - Tekanan darah tinggi termasuk silent killer yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami stroke, serangan jantung, gagal jantung dan demensia yang bisa mengancam jiwa.
Anda bisa menurunkan tekanan darah tinggi dengan berbagai cara, seperti olahraga dan jaga pola makan. Tapi, konsumsi satu makanan manis juga bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
Kolaborasi antara para ilmuwan di Shifa College of Medicine menyelidiki efek perlindungan kardiovaskular dari buah plum. Ada 259 relawan yang mengambil bagian dalam uji klinis terkontrol plasebo.
Para peserta diklasifikasikan memiliki pra-hipertensi, karena hasil tekanan darah sistolik mereka berkisar antara 120 hingga 139 mmHg. Sedangkan, hasil tekanan darah diastolik mereka berkisar antara 80-89 mmHg.
Dalam penelitian ini, orang-orang dalam kelompok kontrol harus mengonsumsi segelas air putih di pagi hari dengan perut kosong dan kelompok uji klinis yang harus minum jus plum dan camilan manis.
Setiap kelompok pun selalu memeriksa tekanan darah mereka setiap 2 Minggu selama 2 bulan. Selain itu, peneliti juga mengambil sampel darah mereka pada minggu ke-0 dan minggu ke-8.
Hasilnya, ada penurunan tekanan darah yang cukup signifikan di antara mereka yang mengonsumsi 3 buah plum setiap harinya. Menariknya, orang dalam kelompok buah plum memiliki kadar kolesterol dan lipoprotein yang lebih rendah dibandingkan kelompok yang minum air putih.
Temuan ini membuat para peneliti menyimpulkan bahwa buah plum memiliki efek perlindungan kardiovaskular.
Plum adalah buah yang memiliki tekstur kenyal dan rasa gurih hingga manis. Plum bisa disimpan di lemari selama sekitar 6 bulan dan disimpan di kulkas dalam wadah yang rapat selama hampir setahun.
Baca Juga: Dari Muntah hingga Konjungtivitis, Kenali Gejala Aneh Virus Corona Covid-19!
Apalagi dilansir dari laman Express, buah plum juga merupakan sumber terbaik dari vitamin A, vitamin C, vitamin K, zat besi, mangan, tembaga, vitamin B6, dan kalium.
Selain penelitian yang menunjukkan efek menguntungkannya pada otot jantung, antioksidan dalam buah plum juga bisa membantu menjaga kepadatan tulang yang sehat.
Selain itu, buah plum juga kaya akan asam neoklorogenik (asam 3-caffeoylquinic) dan asam klorogenat (asam 5-caffeoylquinic), dua antioksidan yang bisa membantu menurunkan glukosa darah. Sayangnya, buah plum yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi ini bisa menyebabkan diare.
Anda juga bisa menurunkan tekanan darah tinggi dengan olahraga, kurangi minum alkohol dan tidak merokok. NHS mengklarifikasi bahwa olahraga sangat penting untuk menurunkan tekanan darah Anda dalam jangka panjang.
Selain menurunkan hipertensi atau tekanan darah tinggi, olahraga juga dapat menurunkan gula darah, kolesterol, dan risiko yang terkait dengan obesitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia